RedaksiHarian – Sejumlah partai politik saling berkoalisi untuk menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) Muhaimin Iskandar ( Cak Imin ) pun mengklaim bahwa siapa saja partai yang berkoalisi dengan partainya pun akan menjadi pemenang dalam Pilpres 2024 .

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemilu 2024 PKB di Kantor DPP PKB , Jakarta Pusat pada Senin, 28 Agustus 2023.

“Insyaallah, saya akan menjamin sebagai ketua umum, siapa pun yang bersama PKB dia lah pemenang Pilpres tahun 2024,” katanya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara pada Selasa, 29 Agustus 2023.

ADVERTISEMENT

Pernyataan tersebut disampaikan lantaran Cak Imin menilai bahwa PKB merupakan kekuatan yang dibutuhkan oleh pihak-pihak yang ingin menang dalam kontestasi pada tahun politik 2024.

“Saya hanya menyampaikan bahwa InsyaAllah dalam dinamika pilpres itu PKB dibutuhkan oleh seluruh kekuatan untuk diajak ke mana-mana,” ujarnya.

PKB merupakan salah satu partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju. Koalisi yang sebelumnya bernama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) itu juga beranggotakan Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar, dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Koalisi tersebut diketahui mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang. Namun hingga saat ini, nama bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Prabowo Subianto belum diumumkan.

Menurut Prabowo Subianto, persoalan penentuan bakal cawapres bukan merupakan sesuatu yang mudah.

“Mencari wakil presiden tidak ringan. Nanti kita laksanakan tradisi kita, warisan nenek moyang kita, adat budaya bangsa kita, yaitu musyawarah mufakat,” ucapnya.

“Nanti kita nggak tahu di mana ya Gus ( Cak Imin ). Kita cari tempat mungkin di Gunung Lawu atau di mana masuk ke sesuatu kita cari goa, (kita) nggak keluar-keluar sampai dapat nama. Bagaimana itu?” tuturnya.

Selain Prabowo Subianto, dua bakal capres lainnya, yakni Anies Baswedan dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), dan Ganjar Pranowo dari PDIP juga belum mengumumkan siapa sosok yang akan mendampingi mereka pada Pilpres 2024 .***