RedaksiHarian – Pelaksanaan Sail Teluk Cenderawasih (STC) Biak Papua diundurdari semula 1-7 November menjadi 24-30 November 2023 karena menyesuaikan dengan agenda kenegaraan Presiden Joko Widodo.
Bupati Biak Numfor Herry Ario NaapM Pd didampingi Ketua DPD KNPIsetempat Jimmy CKrobodi Biak Minggu mengatakan, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua bersama Kemenko Kemaritiman dan Inevestasi serta panitia pusat mengundurkan jadwalSail Teluk Cenderawasih (STC) tersebut.
“Penundaan pelaksanaan STC Biak karena menyesuaikan dengan agenda jadwal kenegaraan Presiden Joko Widodo yang akan membuka Sail Teluk Cenderawasih 24 November 2023,” katanya.
Herrymenjelaskan, pembangunan infrastruktur strategis untuk penunjang kegiatan STC seperti jalan sudah sebagian rampung hingga100 persen, demikian pulavenue(lokasi) utama telah 93 persen pengerjaannya.
Selain itu panggung utama tempat STC 2023, menurut Bupati Herry, dari hasil laporan konsultan pengawas telah dikerjakan mencapai 71 persen.
“Saya pastikan hingga 7 November 2023 semua fasilitas infrastruktur sarana prasarana untuk kebutuhan STC sudah selesai tuntas 100 persen,” katanya.
Herryjuga menyebut bahwa untuk jadwal acara yang sudah disiapkan panitia pelaksana STC Biak telah menyesuaikan dengan waktu yang disepakati bersama Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi serta panitia pusat.
Dia menegaskan, Kabupaten Biak Numfor sebagai penyelenggara terus menyiapkan diri semua fasilitas penunjang untuk menyambut pembukaan acara STC 24 November 2023 itu.
Sedangkan untuk pengisi acara STC, menurut Bupati Herry, seperti tarian kolosal, tarian parade nusantara hingga atraksi berjalan di Batu Panas atau Apen Bayeren telah siap tampil untuk menghibur pengunjung wisatawan di areal STC.
“Saya harapkan dengan waktu pembukaan STCyang diundurkan itu dapat berdampak positif bagi Biak untuk menuntaskan sarana prasarana yang dibangun,” kata Bupati Herry
Berdasarkan jadwal acara STC 2023, terdapat enam fokus program prioritas STC, yakni pelaksanaan acara puncak, ekspor produk perikanan, diplomatic tour, seminar nasional, pameran UMKM, serta pentas seni budaya Saereri.
Sedangkan empat kabupaten penyelenggara STC di antaranya aralah tuan rumah Kabupaten Biak Numfor, kemudian Sarmi, Waropen, dan Kabupaten Kepulauan Yapen.