RedaksiHarian – Hasil demi hasil yang tak kunjung membaik dari skuad Honda sepanjang awal musim MotoGP 2024, membuat pabrikan Asaka, Jepang itu mulai dipandang sebelah mata.

Hampir di semua seri yang sudah bergulir, keempat pembalap Honda baik di tim pabrikan maupun satelit, Luca Marini, Joan Mir, Johann Zarco dan Takaaki Nakagami, selalu terpuruk di barisan paling belakang.

Akibat hasil minor yang terus berlanjut itu, Honda seperti jalan di tempat.

Tidak ada perbaikan apapun yang terlihat dari usaha mereka sejauh ini.

Termasuk dari sesi tes Jerez pekan lalu, Honda juga tidak menunjukkan tanda-tanda istimewa dari keempat pembalap yang terjun melakukan pengujian.

Meski begitu, Alberto Puig selaku Manajer Tim Repsol Honda, menyangkal semua dugaan tersebut.

Puig menegaskan bahwa ada beberapa hasil yang didapat dari tes Jerez yang berguna bagi mereka.

Meski, dia juga tidak bisa mengatakan bahwa hal tersebut adalah hal besar.

“Karena kami masih belum mengetahui di mana kami harus memperbaikinya. Kami punya empat pembalap dan kami berusaha memanfaatkan mereka untuk mencoba berbagai hal. Jadi setiap orang menguji hal berbeda.”

“Tentu saja kami berupaya mencari kombinasi yang paling tepat.”

Puig tidak mau Honda dianggap berpangku tangan dan terjerembab dalam keterpurukan.

Pria asal Spanyol itu selalu membuat penegasan bahwa timnya tidak tidur dan terus bekerja keras.

“Kami harus melanjutkan apa yang kami lakukan sekarang. Kami bekerja sangat keras, Honda tidak tidur,” ujarnya.

“Ini adalah sesuatu yang harus saya tegaskan. Hal pasti yang bisa saya katakan sekarang adalah kami hanya belum mampu menemukan arah yang kami harapkan dan inginkan,” ucap Puig.