redaksiharian.com – Akhir pekan ini, Formula E akan kembali digelar di Sirkuit Internasional Jakarta ePrix di Ancol . Ternyata, ada alasan tertentu mengapa sirkuit Formula E selalu dibangun di perkotaan .

Sirkuit Internasional Jakarta ePrix tak jauh berbeda dengan sirkuit Formula E di negara lainnya, seperti Tempelhof Airport Street Circuit (Jerman), Riyadh Street Circuit (Arab Saudi), Circuit de Monaco (Monaco), dan lainnya.

Pada umumnya, sirkuit untuk Formula E digelar di sirkuit non-permanen yang dibuat di tengah kota. Meski tidak sebesar sirkuit yang digunakan untuk Formula 1 ( F1 ), tapi sudah bisa menyuguhkan balapan yang seru.

Dikutip dari situs resmi , Selasa (30/5/2023) ada alasan khusus mengapa ajang balap mobil listrik ini cenderung dilaksanakan di kota-kota besar.

Alasannya adalah untuk memperkenalkan teknologi kendaraan listrik kepada masyarakat kota melalui ajang balap bergengsi demi masa depan yang lebih baik dan bersih, sehingga masyarakat tidak asing dengan mobil listrik.

Formula E sendiri pertama kali digelar di Olympic Park, Beijing, pada 2014. Sekarang, Formula E telah berkembang menjadi hiburan global dengan motosport sebagai jantungnya.

Untuk diketahui, Formula E sudah naik statusnya menjadi kejuaraan dunia . Artinya, levelnya bisa disamakan dengan ajang balap F1 atau World Rally Championship (WRC).