
RedaksiHarian – AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) masuk bursa calon wakil presiden ( Cawapres ) 2024 mendatang. Ia digadang-gadang akan mendampingi bakal calon presiden (Capres) tertentu seperti Anies Baswedan sampai Ganjar Pranowo .Pria yang pernah berkarier di militer itu kini menjabat Ketua Umum Partai Demokrat . Posisinya di partai politik yang mengantarkan ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), itu sempat digoyang sengketa dengan Moeldoko beberapa waktu lalu.
AHY lahir di Bandung pada 10 Agustus 1978. Ia lahir saat SBY menjabat sebagai Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad. Ia menempuh Sekolah Dasar (SD) di Kuntum Wijaya, Jakarta Timur, David J. Brewer School di Kansas, Amerika Serikat, lalu SMP 5 Bandung sebelum pindah ke SMP 20 Jakarta.
ADVERTISEMENT
2017 RMOL Democracy Award, Rakyat Merdeka Online.2017 JCI Ten Outstanding Young Persons (TOYP), Junior Chamber International.2014 Satya Lencana Wira Karya, Presiden Republik Indonesia.2013 Honorary member of the 707th Special Mission Battalion’, Republic of Korea Army Special Warfare Command.2012 Nanyang Outstanding Young Alumni Award, Nanyang Technological University.2011 The Order of Saint Maurice, Chief of the US Army Infantry.2011 Medali Kepeloporan Republik Indonesia, Presiden Republik Indonesia.2007 Army Service Distinction Medal, Commander of the Lebanese Armed Forces.2007 UN Peacekeeping Distinction Medal, Commander of the UNIFIL.2000 Bintang Adi Makayasa, Presiden Republik Indonesia.2000 Pedang Trisakti Wiratama, Akademi Militer.1997 Bintang Garuda Trisakti Tarunatama Emas, SMA Taruna Nusantara.
Deretan prestasinya sejak sekolah hingga di bidang militer membuatnya berpotensi mendampingi Capres tertentu pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024 mendatang. Selain itu, usianya yang masih muda memungkinkan Capres mendapat perspektif tertentu mengenai penyelenggaraan pemerintahan.
Diketahui AHY tidak memiliki pengalaman di bidang eksekutif. Pengalaman pertamanya adalah mencalonkan diri menjadi Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta sejak akhir 2016 lalu. Ia dipasangkan dengan Sylviana Murni ketika itu.Pertarungan putaran perdana Pilgub DKI Jakarta itu berakhir dengan kekalahan di posisi buncit bagi AHY . Sebaliknya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat melenggang ke putaran kedua sebelum dikalahkan Anies Baswedan yang berpasangan dengan Sandiaga Uno.Kala itu, pria 45 tahun itu langsung mengucapkan selamat kepada Ahok-Djarot dan Anies-Sandi yang menang putaran pertama. Sebelum menjadi Ketua Umum Partai Demokrat pada 2020, ia sempat menjabat Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) dan Wakil Ketua Umum.***