:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4199659/original/034923200_1666379029-Audrey_Zeta_4.jpeg)
redaksiharian.com – Jakarta Citra Kirana kini jadi produser single baru “Pendulum” milik penyanyi Audrey Zeta. Ini bukan kali pertama Audrey merilis single. Sebelumnya, ia melahirkan dua lagu religi yakni “Gembira Berpuasa” dan “Mahasegalanya.”
Nyonya Rezky Aditya mengaku jatuh hati pada karakter vokal Audrey yang khas dan penampilannya yang menarik. Bagi Citra Kirana, Audrey adalah bakat besar sekaligus segar yang layak diberi tempat.
Enam+
Sebagai produser, bintang sinetron Tukang Bubur Naik Haji mengingatkan Audrey banyak hal. Salah satunya konsistensi dalam melahirkan karya baru agar kariernya stabil sekaligus langgeng.
Laporan khas Showbiz merangkum 6 fakta di balik peluncuran single berbahasa Inggris “Pendulum,” di Jakarta, Jumat (21/10/2022) yang diproduseri Citra Kirana. Selamat menyimak.
* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
1. Topik Toxioc Relationship
Setelah dua kali melahirkan single religi, Audrey ingin merilis karya berbeda dengan lirik aktual berdasarkan referensi musik yang dimilikinya. Ia lantas berdiskusi dengan musisi Claudia Lengkey.
“Aku cerita ke dia pengin lagu yang kayak gimana dan memberikan sejumlah referensi musik. Kebetulan aku suka banget Billie Eilish. Ceritanya kalau bisa tema faktual. Aku saat itu menilai toxic relationship banyak banget diomongin,” katanya.
Enam+
2. Ogah Copy Paste Idola
Meski kemasan musik “Pendulum” sepintas mengingatkan kita pada beberapa nomor Billie Eilish, Audrey memastikan tidak mem-fotokopi pelantun “No Time To Die.”
“Enggak ada masalah dengan karakter suara karena saya menjaga orisinalitas warna vokal. Mencintai Billie Eilish dan musiknya bukan berarti saya copy-paste idola. Saya memilikinya sebagai role model sekaligus referensi musik saja,” Audrey menejelaskan.
Enam+
3. Kendala Jadwal Padat
Ada jeda lumayan panjang dari fase merekam lagu dan syuting videoklip. Kepada Showbiz pekan ini, Audrey menjelaskan merekam lagu sudah beres sejak tahun lalu. Niatnya habis rekaman langsung syuting videoklip namun wabah virus Corona melanda.
“Saat itu pandemi Covid-19 lagi tinggi, ada saja halangan entah ada yang sakit. Habis itu aku sibuk sekolah, pokoknya jadwalnya banyak bentrok,” ia membeberkan.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3567072/original/076815400_1631240168-210910_CONTENT_SPECIAL_14_Layanan_Publik_Komersial_Yang_Wajib_Bayar_Royaliti_Lagu_P.jpg)