
redaksiharian.com – Pasalnya restoran tersebut membuat kebijakan yang tak biasa.
Melansir dari OhBulan, restoran tersebut memberikan denda pada orangtua yang anaknya berisik dan sulit diatur di restoran.
Setiap orangtua yang anaknya berisik akan didenda mengenakan biaya tambahan 10 dolar Singapura atau senilai dengan Rp 105 ribu.
Dipahami bahwa restoran telah menerapkan aturan tersebut selama sebulan terakhir tetapi mereka belum membebankan biaya apapun kepada pelanggan.
Kebijakan tersebut memicu kontroversi di antara pelanggan setelah tangkapan layar pesan WhatsApp dikirim ke portal Mothership SG.
Pihak restoran juga menyatakan bahwa mereka menerima keluhan setiap minggu dari pelanggan lain sebelumnya tetapi menurun setelah aturan diterapkan karena anak-anak yang dibawa berperilaku baik.
“99% pelanggan kami sangat menghormati kebijakan baru ini,” ungkap pihak restoran.
Restoran kemudian menekankan bahwa suasana makan yang nyaman selalu menjadi prioritas dan selalu mencari cara untuk meningkatkan kualitas dan kualitas layanan pelanggan mereka.