redaksiharian.com, Jakarta – Sebuah insiden dugaan pengeroyokan terhadap seorang pengunjung tempat hiburan malam di Toraja Utara menjadi sorotan publik setelah videonya tersebar luas di media sosial. Dalam kejadian tersebut, disebutkan keterlibatan sejumlah oknum aparat, yakni lima anggota TNI dan satu anggota kepolisian.
Rekaman video berdurasi sekitar dua menit memperlihatkan aksi kekerasan yang melibatkan beberapa orang. Dalam tayangan tersebut, terlihat pemukulan dilakukan menggunakan tangan hingga benda di sekitar lokasi seperti kursi. Beberapa perempuan yang berada di tempat kejadian tampak berusaha menghentikan perkelahian.
Pihak kepolisian membenarkan adanya dugaan keterlibatan salah satu anggotanya dalam insiden tersebut. Saat ini, kasus tersebut tengah dalam tahap penyelidikan setelah korban melaporkannya secara resmi.
Berdasarkan keterangan awal dari pelapor, peristiwa itu dipicu oleh persoalan terkait konsumsi minuman keras di lokasi kejadian. Meski demikian, aparat kepolisian menyatakan akan terus mengumpulkan bukti guna memastikan kronologi dan pihak-pihak yang terlibat.
Apabila ditemukan adanya keterlibatan anggota kepolisian, proses hukum akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk kemungkinan penanganan secara pidana.
Di sisi lain, pihak TNI juga telah mengambil langkah dengan mengamankan personel yang diduga terlibat. Komandan Kodim setempat memastikan bahwa para anggota tersebut saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Korban dalam kasus ini juga dilaporkan telah mengajukan laporan resmi kepada pihak TNI terkait dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum aparat.