redaksiharian.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menanggapi keluhan warga terkait masalah penumpukan sampah yang masih terjadi di sejumlah wilayah ibu kota.

Ia mengakui bahwa penanganan persoalan kebersihan belum sepenuhnya rampung, termasuk di kawasan Pasar Induk Kramat Jati yang menjadi salah satu titik perhatian.

Dalam keterangannya di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (1/4), Pramono menyebut bahwa upaya penanganan sampah masih terus berjalan dan belum mencapai hasil akhir secara menyeluruh.

Meski demikian, ia memastikan bahwa volume sampah di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) mulai berkurang. Proses pengangkutan terus dilakukan, walaupun belum semua lokasi dapat tertangani secara optimal.

Sebagai langkah percepatan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah armada pengangkut sampah, khususnya di area yang dianggap krusial seperti Kramat Jati. Sebanyak 20 unit truk tambahan telah dikerahkan untuk membantu mengurangi penumpukan.

Pramono optimistis permasalahan ini dapat segera diatasi dalam waktu dekat, seiring dengan peningkatan intensitas pengangkutan dan dukungan sarana yang terus ditambah.