redaksiharian.com, Bandung – Patrick Kluivert kembali harus menelan kekecewaan dalam upayanya membawa tim nasional lolos ke Piala Dunia 2026. Kali ini, ia gagal membantu Suriname melangkah lebih jauh setelah tim tersebut dikalahkan Bolivia dalam laga playoff interkontinental.
Sebelumnya, mantan penyerang Barcelona itu juga mengalami kegagalan serupa saat menangani Timnas Indonesia. Harapan Indonesia untuk melaju ke putaran final pupus setelah tersingkir di babak keempat, yang kemudian diikuti perpisahan Kluivert dengan skuad Garuda pada Oktober 2025.
Beberapa bulan setelah tidak memiliki jabatan, Kluivert akhirnya bergabung dengan tim nasional Suriname sebagai penasihat. Dalam perannya tersebut, ia bekerja sama dengan legenda Belanda lainnya, Clarence Seedorf. Namun, kolaborasi keduanya belum mampu menghasilkan prestasi yang diharapkan.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion BBVA, Guadalupe, Jumat (27/3) pagi WIB, Suriname sebenarnya sempat memberi kejutan. Mereka membuka keunggulan di awal babak kedua melalui gol Liam van Gelderen pada menit ke-48, memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Bolivia mampu membalikkan keadaan dengan dua gol cepat dalam rentang waktu tujuh menit. Gol penyeimbang dicetak Moises Paniagua pada menit ke-72 lewat tembakan dari dalam kotak penalti.
Tak lama berselang, Bolivia memastikan keunggulan melalui penalti yang dieksekusi dengan baik oleh Miguel Terceros pada menit ke-79. Tendangannya ke sisi kiri gawang tidak mampu dihentikan kiper Suriname, Etienne Vaessen.
Di sisa waktu pertandingan, Suriname berusaha mengejar ketertinggalan. Namun, hingga peluit akhir dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Kekalahan ini memastikan langkah Suriname terhenti dan menjadi kegagalan kedua bagi Kluivert dalam upaya membawa tim nasional lolos ke Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Bolivia akan melanjutkan perjuangannya dengan menghadapi Irak di partai final playoff interkontinental pada Rabu (1/4). Pemenang dari laga tersebut akan mengamankan satu tempat di putaran final Piala Dunia 2026.