redaksiharian.com, Jakarta – Seekor rusa dilaporkan tertabrak kendaraan di ruas Tol Serang-Panimbang, tepatnya di wilayah KM 88 dekat Gerbang Tol Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Insiden tersebut terjadi pada Kamis pagi (26/3) sekitar pukul 08.00 hingga 09.00 WIB. Bangkai hewan tersebut telah dievakuasi guna memastikan arus lalu lintas kembali lancar.

Perwakilan dari pihak pengelola, Muhammad Albagir selaku Manajer Pemasaran Strategis Wika Serpan, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika kendaraan melaju dengan kecepatan sedang. Tiba-tiba, seekor rusa melintas di jalur tol sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Menurut Albagir, keberadaan hewan liar di kawasan tol tersebut memang bukan hal baru. Beberapa jenis hewan seperti biawak hingga anjing liar kerap terlihat melintas. Namun, kejadian yang melibatkan rusa baru pertama kali terjadi.

Ia menduga rusa tersebut bukan berasal dari habitat asli di sekitar lokasi kejadian. Kemungkinan besar, hewan itu berasal dari penangkaran atau peliharaan yang lepas di area sekitar.

Akibat insiden tersebut, bagian depan kendaraan mengalami kerusakan berupa penyok. Meski demikian, pengemudi dilaporkan dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka.

Sebagai langkah pencegahan ke depan, pihak pengelola berencana menambah sistem pengamanan di titik-titik rawan, termasuk pemasangan pagar, guna mengurangi risiko hewan masuk ke jalur tol.

Sementara itu, ruas Tol Serang–Panimbang seksi 2 yang menghubungkan Rangkasbitung, Cikulur, hingga Cileles sempat ditutup sementara pada Kamis sore (26/3) pukul 17.00 WIB. Penutupan ini dilakukan untuk melanjutkan pekerjaan konstruksi sekaligus meningkatkan kualitas layanan.

Sejak difungsikan secara terbatas mulai 12 Maret 2026, tol ini telah melayani sekitar 150 ribu kendaraan, khususnya selama periode arus mudik dan arus balik.

Keberadaan tol tersebut juga membantu memangkas waktu tempuh menuju sejumlah wilayah seperti Serang, Lebak, dan Pandeglang. Selain itu, akses menuju destinasi wisata seperti Tanjung Lesung dan kawasan Suku Baduy menjadi lebih mudah dijangkau.

Rencananya, setelah fase fungsional selesai, ruas tol Serang–Panimbang seksi 2 akan mulai beroperasi penuh pada paruh kedua tahun 2026.