redaksiharian.com, Jakarta – Sebuah pesawat militer milik Kolombia mengalami kecelakaan saat lepas landas pada Senin (23/3) waktu setempat. Pesawat tersebut mengangkut 125 orang, terdiri dari prajurit dan awak, dengan sekitar 80 orang dilaporkan diduga meninggal dunia.

Pesawat jenis Lockheed C-130 Hercules itu jatuh tidak lama setelah mengudara dari Puerto Leguizamo, wilayah yang berada dekat perbatasan selatan dengan Ekuador. Insiden tersebut menyisakan puing-puing terbakar di kawasan hutan.

Wilayah perbatasan tersebut diketahui tengah menjadi pusat aktivitas militer dalam beberapa pekan terakhir. Operasi gabungan dilakukan oleh aparat Kolombia dan Ekuador untuk menekan aktivitas kartel serta kelompok penyelundup narkoba.

Menurut pejabat setempat, sebanyak 48 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Namun, sumber militer memperkirakan korban jiwa mencapai sekitar 80 orang, meskipun angka resmi masih menunggu konfirmasi.

Foto-foto dari lokasi kejadian memperlihatkan warga sipil berada di sekitar bagian ekor pesawat yang rusak, dengan kode FAC 1016, sementara asap dan api masih terlihat membumbung di atas area hutan.

Menteri Pertahanan Kolombia, Pedro Sanchez, menyampaikan rasa duka mendalam atas tragedi tersebut. Ia juga menyebut bahwa tim militer telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa jumlah pasti korban serta penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan.

Sementara itu, Carlos Fernando Silva Rueda menjelaskan bahwa penumpang pesawat terdiri dari 114 personel militer dan 11 awak. Mereka tengah menjalankan perjalanan dari Puerto Leguizamo menuju salah satu pos terpencil di wilayah Amazon.