redaksiharian.com, Medan – Markas satuan Polrestabes Makassar di Makassar didatangi sekelompok geng motor pada Minggu (15/3) saat waktu berbuka puasa. Insiden tersebut terjadi setelah aparat menegur rombongan pengendara yang melakukan konvoi sambil menimbulkan kebisingan di jalan.
Peristiwa itu berlangsung di sekitar Jalan Botolempangan sekitar pukul 18.35 WITA. Saat itu, ratusan pengendara motor melintas sambil menggeber kendaraan dan menyalakan petasan.
Petugas yang berada di sekitar lokasi kemudian menghentikan rombongan tersebut. Anggota kepolisian berusaha menegur dan mengingatkan mereka agar tidak membuat keributan, mengingat masyarakat sekitar tengah melaksanakan salat Magrib di masjid.
Namun, teguran tersebut justru memicu penolakan dari sebagian anggota geng motor. Mereka tidak menerima tindakan pencegatan yang dilakukan oleh petugas dan sempat melontarkan ancaman kepada anggota satuan Sabhara Polrestabes Makassar yang berada di lokasi.
Beberapa di antara mereka bahkan mengancam akan melakukan aksi protes serta menantang petugas untuk berduel. Selain itu, ada pula yang menyatakan akan melaporkan anggota polisi yang menghentikan konvoi tersebut.
Meski situasi sempat memanas, aparat kepolisian memilih untuk mengedepankan pendekatan persuasif guna menghindari eskalasi konflik yang lebih besar.
Sebelum meninggalkan lokasi, kelompok tersebut juga sempat menyampaikan ancaman akan kembali lagi dengan membawa massa yang lebih banyak. Polisi pun tetap melakukan pemantauan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan di wilayah tersebut.