RedaksiHarian – Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Barat mempersiapkan deklarasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang damai dengan menyatukan komitmen dan koordinasi lintas instansi, Kamis
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota JakbarEndang Istianti mengatakan bahwa persiapan deklarasi pemilu yang damai tersebut merupakan koordinasi lintas instansi dengan rencana pelaksanaan pada tanggal 29 atau 30 November 2023.
“Tadi itu dipimpin Kepala Suku Badan (Kasuban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakbar, Mohammad Matsani dan juga tadi perwakilan Polres Metro Jakbar, Kejaksaan Negeri Jakbar, Satpol PP, Suku Dinas Perhubungan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakbar, Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0503 Jakbar dan unsur pimpinan Kota Jakbar lainnya,” ujar Endang saat dihubungi pada Kamis.
Dalam deklarasi pemilu yang damai pada tanggal 29 November mendatang, kata Endang, paraketua partai politik tingkat Kota Jakbar, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), liaison officer (LO) ataupetugas penghubung tim pemenangan pasangan calon presiden/wakil presiden tingkat Kota Jakbar dan beberapa pihak lainnya.
“Jadi, mereka kami undang untuk deklarasi pemilu yang damai,” kata Endang.
Endang menyebut deklarasi pemilu yang damai awalnya akan dilakukan KPU RI pada tanggal 27 November, kemudian KPU Provinsi DKI Jakarta.Setelah itu, baru boleh dilakukan oleh KPU di wilayah.
“Jadi, nanti ‘kan pada tanggal 27 November itu KPU Pusat dahulu, terus 28 November KPU Provinsi DKI, baru setelah itu boleh KPU di tingkat kota,” ujar Endang.
Oleh karena itu, tanggal deklarasi pemilu yang damai tingkat Kota Jakbar, kata dia, masih dapat berubah sesuai dengan kondisi lapangan.
“Masih perencanaan ya, rencana, rencana. Nanti baru kita sesuaikan (tanggal deklarasi) dengan kondisi lapangan,” kata dia.
Ia menjelaskan bahwa deklarasi pemilu yang damai itu bertujuan mengajak pemilih atau masyarakat menjaga situasi yang harmonis saat Pemilu 2024.
“Begitu juga dengan para parpol nanti untuk tetap mendukung situasi yang damai menjelang, saat, dan setelah pemilu berlangsung nanti,” kata Endang.