RedaksiHarian – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menggelar Job Fair Ponorogo 2023 dengan menyediakan 3.069 lowongan kerja.

Sekretaris Jenderal (Sekjen)KemnakerAnwar Sanusi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan Job Fair Ponorogo 2023 bertujuan mempertemukan sisi suplai yaitu pencari kerja dan sisi permintaan ataupemberi kerja/perusahaan untuk dapat bertemu secara langsung tanpa perantara.

“Tujuannya agar pencari kerja mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bakat, minat, kemampuan, dan kompetensinya, dan pemberi kerja mendapatkan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” katanya saat membuka Job Fair Ponorogo 2023.

Ia menambahkan job fairatau bursa kerja juga dimaksudkan untuk membantu perusahaan mendapatkan tenaga kerja sesuai kebutuhan perusahaan secara offline/online, serta menurunkan tingkat pengangguran terbuka.

Sekjen Anwar mengungkapkan bahwa selama ini masih terjadi ketidaksesuaian antara kebutuhan perusahaan dengan ketersediaan tenaga kerja sesuai kriteria.

“Makanya dengan adanya jobfair ini kita harapkan sebagai sebuah tempat untuk menemukan titik temu antara permintaan dengan ketersediaan tenaga kerja tersebut,” katanya.

Bursa kerja yang berlangsung di Ponorogo City Center (PCC) pada 16-17 November 2023 itu juga akan dilangsungkan peluncuran 5.014 Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan senam bersama dengan 1.000 petani dan buruh tembakau pada 17 November 2023.

Sementara itu Bupati PonorogoSugiri Sancoko mengapresiasi kolaborasi Kemnaker dan Pemkab Ponorogo dalam menggelar bursa kerja.Hal ini, menurutnya, akan sangat membantu dalam menekan tingkat pengangguran terbuka di Ponorogo.

“Nanti akan ada interview langsung, yang diterima langsung keterima. Semoga dari 3 ribu lowongan semuanya diisi hari ini,” ujar Sekjen KemnakerAnwar Sanusi.