RedaksiHarian – Aktris Sha Ine Febriyanti mengaku proyek film terbarunya “Budi Pekerti” garapan sutradara Wregas Bhanuteja cukup menantang di sepanjang karier beraktingnya selama ini.

“Wah, ini tantangan besar buat saya. Biasanya saya bermain film, di teater yang dikoreksinya besar, di sini saya harus bermain dengan sangat subtil,” kata ShaIneFebriyanti saat ditemui dalam acara penayangan perdana film “Budi Pekerti” di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Senin.

Kehidupan karakter yang dia perankandalam “Budi Pekerti”, menurut sang aktris sangat intensif.

Script(naskah) ini aku baca Bu Prani ada di setiap scene, nggak ada yang di fase lega,” kata ShaIneFebriyanti.

Di film “Budi Pekerti”, Ine memerankan karakter guru sederhana bernama Prani Siswoyo. Sebagai guru, dia dituntut untuk menjadi contoh yang baik untuk anak didiknya sekaligus ibu dan istri yang bertanggung jawab kepada keluarganya.

Di tengah hari-hari biasanya sebagai guru dan juga ibu, Prani dihadapkan dengan berbagai masalah tidak terduga. Dia pun berjuang untuk melawan ketidakadilan yang terjadi atas masalah tersebut.

Menurut Ine, film “Budi Pekerti” ini sangat penting baginya. Berkat perannya di film itu, dia dapat mempelajari banyak hal dan mengasah kemampuan aktingnya menjadi lebih baik lagi.

“Saya sebagai aktor melihat ini adalah salah satu peluang saya untuk menantang diri saya sendiri bisa bermain dengan baik,” kata Ine.

Ine sempat meragukan pemilihan judul “Budi Pekerti” untuk film ini. Meskipun frasa tersebut bermakna hal baik, tetapi, frasa ini tidak umum untuk dijadikan judul sebuah film.

Ine pun mengerti alasan di balik pemilihan frasa tersebut untuk film “Budi Pekerti”. Setelah membaca naskah filmnya, Ine langsung jatuh hati dengan isinya dan mengerti kenapa frasa tersebut dipilih sebagai judul film ini.

Frasa tersebut kurang lebih menjelaskan gambaran besar mengenai film ini. Budi pekerti merupakan salah satu aspek paling penting dalam kehidupan sosial, sehingga dari film ituIne berharap masyarakat dapat mengerti pesan yang disampaikan melalui film “Budi Pekerti”.

“‘Budi Pekerti’ ini judul yang sangat bagus, tapi, untuk sebuah (judul) film, ‘kok dia berani banget ya’,” kata Pemeran Utama Wanita Terbaik di Indonesian Movie Actors Awards 2016 itu

Ine merasa bersyukur dapat tampil di film garapan Wregas Bhanuteja ini. Menurut dia, Wregas adalah salah satu sutradara yang detail dan sangat bersungguh-sungguh ketika mengerjakan suatu proyek film.