RedaksiHarian – Kepala Divisi Pemasaran Mancanegara

Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Elfridance Pardede mengatakan jumlah pengunjung Toba Caldera Resort (TRC) selama Januari- September 2023 mencapai 233 ribu orang.

“Pada hari biasa pengunjung di kisaran 500-700 orang sedangkan di hari libur bisa mencapai 1.000-3.000 pengunjung,” ujar Elfripada kegiatan Kunjungan Media dan Diskusi Terpumpun di Kawasan TCRKabupaten Toba, Sumatera Utara, Selasa.

Ia menuturkan 90 persen pengunjung berasal dari wisatawan domestik atau lokal sedangkan 10 persen merupakan wisatawan mancanegara.

“Sebanyak 90 persen masih domestik dan mancanegara sejauh ini kebanyakan dari Malaysia, China dan sejumlah negara Eropa,” katanya.

Ia mengatakan Toba Caldera Resort yang berlokasi di Desa SibisaKecamatan AjibataKabupaten Toba terus dikembangkan dengan berbagai fasilitas pendukung.

“Berbagai fasilitas dipersiapkan di lahan The Kaldera Toba Nomadic Escape, seperti Glamour Camping (Glamping), Bobocabin, kafe, point UMKM, pointJokowi hingga wahana bermain anak-anak,” sebutnya.

Elfri mengungkapkan bahwa di lahan 386,72 hektare ini juga akan dibangun fasilitas seperti hotel, parking hub dan wahana wisata dengan melibatkan investor sehingga, kawasan ini dapat berkembang maju seperti Kawasan Wisata Nusa Dua di Bali.

“Di sini kami ada beberapa investor ikut serta melakukan pengelolaan bisnis. Di sini ada restoran, dengan menyewakan lahan dan bagi hasil. Ada parking hub dan fasilitas lainnya,” jelasnya.

Ia berharap dengan ditambahnya fasilitas membuat pengunjung lebih nyaman serta dapat meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara.

“Disini kami ada beberapa investor ikut serta melakukan pengelolaan bisnis. Disini ada restoran, dengan menyewakan lahan dan bagi hasil. Ada parking hub dan fasilitas lainnya,” ujarnya.