RedaksiHarian – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut terus mengembangkan program Kampung Bahari Nusantara sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan bagi nelayan untuk mengantisipasi kekurangan pangan sebagai dampak kekeringan yang melandaNusa Tenggara Timur.
“Kami terus berupaya mendorong para nelayan untuk tidak hanya berharap pada perikanan tangkap saja. Kami juga memberikan pelatihan usaha pengembangan budidaya rumput laut melalui Kampung Bahari Nusantara,” kata Komandan Pangkalan Utama TNI AL VII Kupang Laksamana Pertama TNI I Putu Darjatna kepada wartawan di Kupang, Jumat.
Menurut dia program Kampung Bahari Nusantara yang sudah berlangsung selama tiga tahun di sejumlah lokasi seperti Sulamu, Tablolong dan Amarasidi Kabupaten Kupang berkembang pesat dan memiliki dampak yang cukup besar terhadap peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat.
“Masyarakat sangat merasakan manfaat program Kampung Bahari Nusantara yang dilakukan TNI-AL karena masyarakat merasakan secara langsung peningkatan kesejahteraan,” kata Laksamana Pertama TNI I Putu Darjatna.
Dia menambahkanprogram itu lebih difokuskan pada pembangunan ekonomi masyarakat pesisir.
Kendati demikian sejumlah kegiatan juga dilakukan jajaran TNI AL dalam program Kampung BahariNusantara seperti program pendidikan, pembangunan jaringan internet, serta pertahanan dan keamanan.