RedaksiHarian – Kepala Terminal KalideresRevi Zulkarnaen menyebut pengerjaan revitalisasi loket bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Jawa-Sumaterarampung pada akhir Oktober 2023.

“Progres sudah 75 persen,” kataRevi saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis.

Bangunan yang direvitalisasi meliputi52 loket perusahaan otobus (PO),delapan kios, dan jugafasilitas ruang tunggu penumpang.

“Ada 52 loket PO. Tapi setiap loket PO bervariasi jumlah kotaknya. Ada yang, dua, tiga atau empat kotak PO bus. Karena kan ada loket-loket yang melayani beberapa PO,” ungkap Revi.

Kemudian, kata dia, untuk bangunan loket, ruang tunggu, dan delapan kios sudah rampung.

“Tinggal hari ini lagi pasang plafon,lanjut sekat-sekat loket, lantai keramik, dan bagian dinding, sama pengecatan. Kemudian kios tinggal dipasang pintu geser,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Revi menyebut bangunan loket busJawa-Sumatera itudirancang lebih modern. Hal itu bertujuan agar terminal bus terlihat cantik dan penumpang bisa nyaman selama berada di terminal.

“Jadi bangunannya yang lebih modern lah, karena memang bangunan yang di Terminal Kalideres itu memang bangunan lama yang dibangun sejak tahun 1985. Jadi memang sudah harusnya direvitalisasi,” ungkap dia.

Revi mengatakan pelayanan loket sementara selama proses renovasi dipindah ke arah timur. Pihaknya juga telah menyiapkan semacam posko sebagai pengganti loket selama proses revitalisasi berlangsung.

“Pelayanan loket Terminal Kalideres itu dipindahkan di sekitar bangunan yang sedang direvitalisasi. Ada yang di seberang kios, ada di sebelah kios, ataupun di taman dan juga di emplasemen supaya memudahkan penumpang yang akan membeli tiket,” ucapnya.

Ia menyebut pembangunan tersebut akan memakan waktu sekitar tiga bulan, terhitung sejak awal bulan Agustus 2023.

“Jadi pembangunan diperkirakan bisa mencapai tiga bulan. Rencana emang ada penambahan kursi ruang tunggu dari dari yang sebelumnya dan juga ada pelebaran lokasi bangunan yang dari yang sebelumnya gitu,” kata dia.