RedaksiHarian – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta optimis Palang Merah Indonesia DKI Jakarta dalam bulan dana 2023bisa mengoptimalkan sumber pendanaan agar nantinya dapat digunakan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.”Kegiatan yang kali ini bertema ‘Sukses Bulan Dana PMI untuk Jakarta Maju’ diharapkan dapat menghimpun dana untuk nanti dikembalikan lagi kepada masyarakat melalui berbagai bentuk pelayanan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Joko Agus Setyono di Jakarta, Rabu, pada acara Peluncuran Bulan Dana PMI 2023.Pelayanan tersebut berupabantuan medis atau layanan kesehatan, bantuan penanganan musibah bagi korban bencana alam, penyediaan darah yang aman bagi masyarakat, pendidikan dan latihan, pengembangan generasi muda, serta tugas kemanusiaan lainnya.
Joko berharap lewat Bulan Dana PMI tahun ini terjadi peningkatan donasi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembiayaan dalam berbagai layanan masyarakat.Lalu, kehadiran PMI ini juga diharapkan dalam setiap keadaan kedaruratan di Jakarta dapat memberi manfaat lebih bagi masyarakat melalui optimalisasi pelayanan, serta didukung dengan sarana dan prasarana yang terus ditingkatkan.”Seperti yang kita tahu, bahwa tugas kemanusiaan yang diembankepada PMI membutuhkan dana yang tidak sedikit. Oleh karena itu, saya ingin mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk berdonasi,” ujar Joko.Jokomengajak lewat Bulan Dana PMI tahun ini sebagai momentum untuk bersatu, saling mendukung, dan menjadikan Jakarta sukses untuk Indonesia lebih maju.Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta Rustam Effendipada kesempatan itu mengatakanpanitia Bulan Dana PMI DKI Jakarta 2023 memasang target menghimpun dana sebesar Rp34 miliar atau sama seperti tahun sebelumnya.Rustam berharap kegiatan tahun ini dapat terjadi peningkatan donasi mengingat pada 2022berhasil menghimpun dana sebesar Rp36 miliar.”Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah bersedia berkontribusi untuk meningkatkan pelayanan kemanusiaan di Jakarta,” ucapRustam.