RedaksiHarian – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly meminta para generasi muda, termasuk mahasiswa Universitas BrawijayaMalang, untuk memberikan yang terbaik bagikemajuan bangsa Indonesia.
Dalam Kuliah Tamu Program Bela Negara di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis, Yasonna mengatakan bahwa generasi muda Indonesia harus mampu meneruskan cita-cita para pendiri bangsa yang telah merebut kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
“Untuk menjadi bangsa yang besar, semua harus bersatu, kompak, beriringan untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia,”kata Yasonna.
Dia menjelaskangenerasi muda yang ada saat ini, khususnya para mahasiswa, akan menjadi calon-calon pemimpin Indonesia. Oleh karena itu, tegas Yasonna, para generasi muda Indonesia harus mampu bersatu dan mewujudkan cita-cita pendiri bangsa.
Menurut dia, Indonesia diprediksi akan menjadi salah satu negara besar pada tahun 2045. Hal itu bisa dicapai jika seluruh generasi muda bersatu untuk memberikan yang terbaik. Generasi muda Indonesia harus mampu mengisi kemerdekaan dengan prestasi, katanya.
“Kalian adalah generasi muda, kalian akan menjadi pemimpin Indonesia ke depan. Mungkin beberapa dari kalian akan menjadi menteri atau bahkan presiden. Oleh karena itu, semua anak bangsa harus bersatu, kompak, beriringan,untuk memberikan yang terbaik,” imbuhnya.
Dia menambahkanbangsa Indonesia telah merdeka selama 78 tahun dan menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi terbaik di kawasan ASEAN pascapandemi COVID-19.
Untuk mencapai Indonesia Emas di tahun2045, kata Yasonna, momentum yang baik saat ini harus dijaga agar pembangunan Indonesia terus berjalan dan pada akhirnya mampu menjadi satu dari lima negara dengan perekonomian terbesar dunia.
“Oleh karenanya, bangsa yang merdeka ini, pendiri bangsa memiliki cita-cita, kita harus mewarisi api perjuangan mereka di mana pun kalian akan bekerja, tapi harus memberikan yang terbaik untuk negeri,” ujar Yasonna.
Dalam kesempatan itu, diajuga menyempatkan diri meninjau Legal Expo Kemenkumham Jatim 2023 dengan didampingiPlt. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur Saefur Rochim.
Kegiatan yang digelar di Ara Parkir Samantha Krida tersebut menyiapkan 12 boothpelayanan publik, mulai dari pelayanan keimigrasian, Administrasi Hukum Umum (AHU), Balai Harta Peninggalan (BHP), Hak Asasi Manusia (HAM), serta hasil karya seni warga binaan.