RedaksiHarian – Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan mengajak semua pihak terkait terus bekerjasama, bekerja keras dan cerdas untuk memopulerkan, mengembangkan serta meningkatkan prestasi olahraga Pencak Silat Betako Merpati Putih.
“Hal tersebut sesuai dengan moto Merpati Putih, yaitu ‘Sinergi Meraih Prestasi dan Jatidiri’,” ujarnya saat menutup pelatihan kader pelatih Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong (PPS Betako) Merpati Putih Satuan Tempur (Satpur) dan Bantuan Tempur (Banpur) Jajaran Kodam Jaya.Penutupan Mobile Training Team (MTT) kader pelatih PPS Betako Merpati Putih itu berlangsung di Lapangan Jayakarta Makodam Jaya, Jakarta Timur, Selasa.Hasan mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta MTT kader pelatih PPS Betako Merpati Putih karena telah menunjukkan kesungguhannya dalam mengikuti dan menyerap semua materi pelajaran yang diberikan oleh pelatih selama lebih satu bulan.”Setiap peluang yang terbuka untuk memberdayakan prajurit dan potensi pertahanan melalui kegiatan bernilai positif, harus dapat direspon dengan sigap,” kata Hasan dalam siaran persnya.
Ketua Umum Perguruan Pencak Silat (PPS) Betako Merpati Putih itumengemukakan, semakin tinggi minat dalam rangka olah pengembangan diri secara fisik dan nonfisik, maka akan mendukung terwujudnya ketahanan nasional dan membangkitkan kesadaran bela negara.Ahli waris Merpati Putih, Nehemia Nuhdi Setiawan mengaku bangga Merpati Putih bisa diterima di jajaran TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam Jaya.”Saya titipkan ilmu perguruan ini untuk mengabdi dan berbakti kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” katanya.Dalam kegiatan itu ditampilkan demonstrasi gerakan massal Merpati Putih dan pemukulan benda keras.Kemudian, pemberian sertifikat terbaik kepada Serda Rizky Arya Ponco B (Satuan Yonif Makanis 203/AK), Serda Abu Mansur(Satuan Brigif Mekanis 1 PIK/JS) dan Serda Arifin (Satuan Yonkav 7/PS).
Selanjutnya kepada Serda Mohammad Imaduddin(Satuan Denzipur 3/ATD) sertaSerda Herena Brain Kbarek(Satuan Yonzipur 11/DW).