RedaksiHarian – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini melakukan kunjungan ke pulau terluar di Mapia, Kabupaten Supiori, Papua, guna membuktikan negara hadir untuk melihat kondisi sosial kebutuhan masyarakat di daerah setempat.
“Karena posisinya sebagai pulau terdepan, terluar, tertinggal, maka terkait juga dengan keamanan negara dan kesulitan ekonomi masyarakat lokal di Pulau Mapia,” ujar MensosRisma, sapaan akrabTri Rismaharini, dalam keterangan media ekspedisi Kebangsaan di KRI Wahidin Sudirohusodo, Selasa.
Di Mapia, lanjutnya, disiapkan community center berupa bantuan peralatan medis, sepatu anak sekolah, seng untuk sekolah, solar cell, kompor, dan ayam petelur, dalam upaya mendukung peningkatan ekonomi masyarakat komunitas adat terpencil.
“Dan juga membantu pendidikan anak, kesehatan, dan peternakan ayam, bagi warga Pulau terluar Mapia,” katanya.
MensosRisma mengunjungiPulau Mapiauntuk melihat kebutuhan sarana air bersih dan pemberdayaan ekonomi masyarakat adat lokal, terkait dengan potensi kopra, peternakan ayam petelur, ikan asin, kelapa, dan alat penyaring air bersih.
“Kemensos juga membawa berbagai bantuan sosial untuk masyarakat di Pulau Mapia,” kata MensosRisma.
Paling penting diperhatikan warga di oulau terluar Mapia, menurut Mensos, terpenuhi ketahanan pangan supaya warga tidak kelaparan dan memenuhi kebutuhan dasar seperti air bersih dan listrik.
“Ini wujud nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat di wilayah Pulau Mapia, Kabupaten Supiori,” katanya.
Kunjungan MensosRismaitu didampingi Danlanal Biak Kolonel Marinir Carlos Deda dan pejabat Kemensos serta Staf Ahli Mensos.