RedaksiHarian – Terdapat sejumlah berita humaniora yang menarik terjadi pada Rabu (30/8) dan bisa dibaca kembali pada Kamis ini mulai dari Nadiem: Permendikbudristek 53/2023 ringankan administrasi akreditasi hingga Kemenkes jadikan data IHME sebagai acuan dampak polusi di RIBerikut ini adalah rangkuman berita humaniora kemarin:
1. Nadiem: Permendikbudristek 53/2023 ringankan administrasi akreditasiMenteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyatakan transformasi melalui penerbitan Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi meringankan beban administrasi dan finansial akreditasi.Berita selengkapnya bisa dibaca di .2. DPR RI minta Kemenkes jelaskan program ke publik, bukan klarifikasiLegislator dari Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago mengusulkan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menjelaskan program-program yang diusung kepada publik, supaya dapat menghindari pemahaman yang salah.Berita selengkapnya bisa dibaca di .3. BPJS Kesehatan rekrut peserta JKN di desa melalui PESIARBPJS Kesehatan meluncurkan Program Nasional Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi (PESIAR) untuk merekrut peserta dan meningkatkan keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di tingkat desa.Berita selengkapnya bisa dibaca di .4. Guru Besar FKM UI paparkan langkah pencegahan COVID-19 di era endemiGuru Besar Fakuktas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Prof Wiku Adisasmito memaparkan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus COVID-19 di era endemi agar tidak kembali merebak.Berita selengkapnya bisa dibaca di .5. Kemenkes jadikan data IHME sebagai acuan dampak polusi di RIKementerian Kesehatan RI menjadikan data The Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) sebagai acuan analisa beban penyakit yang disebabkan oleh pengaruh polusi udara di Indonesia.Berita selengkapnya bisa dibaca di .