RedaksiHarian – Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. pada Selasa (29/8) mengatakan pergeseran dinamika geopolitik di kawasan Asia-Pasifik menjadi alasan Manila mencari mitra lain dalam aspek keamanan dan pertahanan.

“Bukan sesuatu yang lazim bagi kami untuk melihat ke Eropa … untuk mencari aliansi dan kemitraan dalam aspek keamanan dan pertahanan,” kata Marcos saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Inggris James Cleverly, yang sedang berkunjung ke Manila.

“Namun, tampaknya itulah evolusi, geopolitik saat ini. Menurut saya, ini adalah evolusi yang mendapat sambutan baik,”ujar Marcos, menurut Rappler.com yang berbasis di Manila.

Cleverly, yang sedang melakukan kunjungan resmi satu hari ke Manila, adalah menteri luar negeri Inggris pertama yang mengunjungi Filipina dalam lebih dari tujuh tahun.

Dia menyebut Inggris dan Filipina sebagai negara yang memiliki pandangan dan sikap yang sama terhadap masalah global.

Cleverly mengatakan kedua negara memiliki keinginan yang sama untuk mencoba dan memanfaatkan hubungan bilateral, yang juga merupakan fokus Inggris di Asia Tenggara.

Di bawah pemerintahan Marcos, Manila beralih kembali ke sekutu-sekutunya di kalangan Barat guna memperkuat hubungan pertahanan dan ekonomi di tengah ketegangan maritim dengan China di Laut China Selatan –yang disengketakan.

Sebelum bertemu Marcos, Cleverly juga berdiskusi dengan timpalannya dari Filipina MenluEnrique Manalo.

Cleverly mengatakan bahwa perdagangan antara kedua negara telah “mencapai angka tertinggi dalam sejarah. Sekitar 2,4 miliar pound (sekitar Rp46,17 triliun) per tahun dalam bentuk barang dan jasa,”

“Tapi tentu saja, kami memperkirakan … jumlah itu masih akan terus meningkat … ini adalah salah satu isu yang telah kami diskusikan,” kata Cleverly dalam konferensi dengan Manalo.

Sambil mengacu pada skema perdagangan baru Inggris untuk meningkatkan ekspor Filipina ke Inggris, Cleverly mengatakan “Kami telah memperluas kerja sama maritim kami, termasuk berbagi pengetahuan tentang hukum maritim, meningkatkan kesadaran domain maritim, dan memajukan upaya menjaga lingkungan.”

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Inggris telah memberikan dukungan kepada Filipina dalam menanggapi “konsekuensi yang tidak dapat dihindari” dari perubahan iklim, terutama di wilayah pesisir dan lingkungan maritim.

“Inggris sedang membangun kemitraan yang kokoh dan Filipina adalah salah satu mitra utama itu,” katanya, menambahkan.

Sumber: Anadolu

RI-Filipina kembali gelar patroli bersama amankan batas maritim