
RedaksiHarian – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) Muhaimin Iskandar mengaku dikabari belakangan oleh Prabowo Subianto , terkait perubahan nama koalisi pendukung dari asalnya Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya ( KKIR ) menjadi Koalisi Indonesia Maju.
Sebelumnya, KKIR yang mengusung Prabowo sebagai bakal capres hanya beranggotakan dua partai politik, yaitu Gerindra dan PKB . Kini, setelah Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) bergabung, Prabowo mengganti nama koalisinya menjadi Koalisi Indonesia Maju.
PAN dan Golkar resmi bergabung pada 13 Agustus 2023. Sedangkan deklarasi pergantian nama koalisi berlangsung dalam peringatan HUT Ke-25 PAN di Jakarta, Senin malam, 28 Agustus 2023.
ADVERTISEMENT
Cak Imin mengatakan akan melapor dan berembuk dengan PKB , untuk nasib kelanjutan KKIR ke depannya. Dia juga mengatakan bahwa dirinya belum tahu akan dibawa kemana kerja sama bersama Prabowo setelah ini.
“Ya saya baru tahu tadi sama Pak Prabowo bahwa koalisinya jadi Koalisi Indonesia Maju. Tentu saya akan lapor ke partai bahwa perkembangannya sudah berubah. Berarti KKIR dibubarkan dong? Nah saya gak tahu. Saya akan melapor ke partai dulu,” kata Muhaimin yang juga populer dengan sapaan Cak Imin menjawab pertanyaan wartawan selepas acara tersebut.
Begitu juga menyoal Piagam Sentul, pada 13 Agustus 2022, yang salah satu poinnya mengharuskan keputusan cawapres disepakati Gerindra dan PKB , Cak Imin belum bisa menanggapi. “Makanya (saya nggak tahu), saya baru dikasih tahu,” kata dia.
Ketika ditanya persetujuannya perihal Prabowo mengganti nama koalisi menjadi Koalisi Indonesia Maju, Cak Imin tak menjawab gamblang. Alih-alih, dia mengatakan dirinya tak punya hak untuk setuju atau tidak.
“Nggak terlalu penting (saya setuju atau tidak). Yang penting saya harus mempertanggungjawabkan ke partai saya. Saya kan nggak punya hak setuju atau nggak setuju kata Muhaimin.
Prabowo Subianto telah meresmikan pergantian nama koalisi pendukungnya setelah bertambah PAN dan Golkar sebagai anggota baru. Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya ( KKIR ) kini berubah nama menjadi Koalisi Indonesia Maju.
Terkait nama ‘Indonesia Maju’ yang mirip nama kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi), Prabowo memuji Jokowi dan menyatakan memang ingin melanjutkan pemerintahannya apabila berhasil menang di Pilpres mendatang.
“Tadi kita berembuk para ketua umum, tadi berembuk walaupun sebentar, ya Pak Zul, Pak Airlangga, Gus, sama Profesor. Kita sepakat, koalisi kita, kita beri nama Koalisi Indonesia Maju,” kata Prabowo, di acara HUT Partai Amanat Nasional (PAN) ke-25, di Hotel Sultan, Jakarta, Senin, 28 Agustus 2023.
Adapun pengumuman pergantian nama koalisi Prabowo adalah untuk memantapkan koalisi 4 partai parlemen plus PBB dari unsur nonparlemen. Koalisi Indonesia Maju diresmikan di depan Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas), Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar ( Cak Imin ), dan Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra dalam agenda HUT PAN. ***