RedaksiHarianPernyataan itu disampaikannya saat Konsolidasi Pemenangan Pileg dan Pilpres 2024 di Stadion Jatidiri, Semarang pada Jumat, 25 Agustus 2023.

“Saya berdiri di sini sebagai bakal calon presiden dari PDI Perjuangan telah memegang mandat untuk bergerak lebih cepat, bergerak ‘sat set’ (cepat) meneruskan pencapaian-pencapaian tersebut,” katanya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara pada Sabtu, 26 Agustus 2023.

Pemerintahan Jokowi selama dua periode ini pun dinilai berhasil melakukan terobosan signifikan. Ganjar Pranowo pun optimis bahwa Indonesia sedang berada dalam tahap transformasi menuju negara maju.

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan yang sama, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa Jokowi telah membangun jalan nasional selama periode kepemimpinannya. Pada 2014, jalan nasional tercatat 46.432 kilometer, kemudian pada 2022 panjangnya bertambah menjadi 47.817 kilometer.

Berdasarkan data tersebut, maka selama delapan tahun, jalan nasional di Indonesia bertambah sepanjang 1.385 kilometer.

Sementara itu, terkait dengan jalan tol, pada 2014 Indonesia tercatat memiliki jalan tol sepanjang 1.500 kilometer. Kemudian, pada tahun 2022 bertambah menjadi 2.499 kilometer.

Capaian-capaian tersebut belum termasuk dengan penambahan pembangunan jalan provinsi, kabupaten, dan jalan desa yang juga disebut meningkat.

“Saya harus ‘sat set’ memperluas konektivitas dan integrasi domestik yang kuat dan efisien. Baik konektivitas laut, darat, dan udara, konektivitas perdesaan dan perkotaan, konektivitas Indonesia bagian barat, tengah, dan timur serta pembangunan kawasan khusus,” ujar Ganjar Pranowo .

Tak hanya soal pembangunan, Jokowi juga disebut berhasil meletakkan fondasi untuk transformasi ekonomi di sektor ekonomi hijau. Oleh karena itu, Indonesia kini menjadi salah satu pemain utama dalam ekosistem kendaraan listrik.

Selain itu, pada era Jokowi , konektivitas digital juga dinilai berhasil dibangun lewat Program Palapa Ring 1-3. Hal itu kemudian membuat ekonomi digital Indonesia melompat.

Baca Juga: Anies Baswedan, SBY, dan Tim 8 Bertemu, Bahas Waktu Pengumuman Bakal Cawapres

“Saya juga harus lari berakselerasi melakukan transformasi digital di berbagai bidang termasuk transportasi dan logistik, ekonomi dan keuangan digital, pemerintahan digital, kota pintar, serta kesehatan dan pendidikan digital. Untuk sektor pertanian, kita juga mesti menuntaskan reforma agraria untuk mendukung kekuatan produktivitas petani,” ucap Ganjar Pranowo .

“Percepatan program-program kerja juga harus dilakukan untuk inovasi ekonomi hijau. Saat ini, skor Indonesia dalam Green Growth Index (GGI) pada tahun 2022 sebesar 57,36, sudah lebih tinggi dari rerata global sebesar 54,83. Prestasi ini bisa ditingkatkan dengan akselerasi transisi energi berkeadilan, transportasi ramah lingkungan, dan penerapan ekonomi sirkuler,” tuturnya.***