/photo/2023/08/21/3590673274.jpg)
RedaksiHarian – Tempat Pembuangan Akhir Sarimukti ( TPA Sarimukti) mengalami kebakaran pada Sabtu 19 Agustus 2023 lalu. Akibatnya, tempat pembuangan sampah di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) itu pun ditutup sampai waktu yang tidak ditentukan. Puntung rokok yang dibuang sembarangan disinyalir sebagai penyebab insiden tersebut meski ada indikasi lain seperti akumulasi gas metana. Gas itu dinilai memperparah hingga menyebbakan api tak kunjung padam sampai hari ini, Jumat 25 Agustus 2023.Aliansi Zero Waste Indonesia ( AZWI ) mengecam tindakan kebakaran yang terjadi di TPA , sebab dampak yang ditimbulkannya bukan hanya pada lingkungan namun juga warga yang berada di wilayah Cipatat, Kabupaten Bandung Barat . Kepala Desa Sarimukti Uci Suwanda melaporkan warga sudah mengeluhkan tenggorokannya sakit, sesak nafas, dan iritasi pada mata. Masalah kesehatan ini sudah mulai menyerang lebih dari 50 warga di 15 RW.Kebakaran TPA Sarimukti merupakan salah satu puncak gunung es dari pengabaian sistematis jangka panjang yang telah dilakukan oleh semua level pemerintahan. Terlepas dari data KLHK yang menyebutkan ada 364 TPA di Indonesia, 33% Open Dumping, 55% Controlled Landfills, dan sisanya 12% Sanitary Landfills. Namun kenyataannya, AZWI menilai mayoritas TPA di Indonesia dalam posisi krisis dan terbukti masih banyak praktik open dumping.“Open dumping merujuk pada praktik pembuangan sampah atau limbah secara sembarangan dan tidak teratur di tempat-tempat yang tidak sesuai. Praktik ini memiliki dampak buruk yang signifikan terhadap lingkungan, kesehatan manusia, serta keberlanjutan ekosistem,” ujar Direktur Eksekutif Daerah WALHI Jawa Barat, Meiki W Paendong.
ADVERTISEMENT