
RedaksiHarian – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjelaskan pihaknya telah menyiapkan TPA sementara untuk menampung sampah-sampah. Hal itu disampaikannya melalui akun Instagram miliknya, @ridwankamil.
“Lokasi sementara TPA , sudah disiapkan oleh Pemprov Jawa Barat untuk penampungan sampah perkotaan sementara, sambil menunggu selesainya pemadaman TPA Sarimukti ,” katanya, Jumat, 25 Agustus 2023.
Menurut keterangannya, akses TPA sementara itu sedang dibangun. Ia pun berharap warga Bandung Raya bisa mengurangi jumlah sampah dalam beberapa waktu ini.
ADVERTISEMENT
“ TPA sementara sedang dibangun aksesnya untuk truk-truk sampah. Butuh 2-3 hari menyiapkan infrastruktur jalan,” ujarnya.
“Sementara waktu, tentunya warga Bandung Raya diharapkan untuk membantu dengan mengurangi sampah rumah, kantor, industri dan sebisa mungkin mengolah sendiri secara mandiri sampai masalah ini bisa diselesaikan,” ucapnya.
Dalam Instagram miliknya itu, Ridwan Kamil pun berdoa agar musibah kebakaran TPA Sarimukti segera selesai.
“Semoga musibah ini secepatnya bisa diselesaikan,” tuturnya.
Akibat kebakaran berhari-hari tersebut, ada 188 truk bermuatan sampah yang telah mengantre di TPA Sarimukti yang kemudian diminta kembali ke Kota Bandung. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung Sofyan Hernadi.
“Benar, itu hari Selasa (22 Agustus 2023) kemarin 188 truk kembali dengan kondisi masih terisi sampah. Karena TPA Sarimukti ditutup karena kebakaran ,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menetapkan kebakaran TPA Sarimukti sebagai darurat bencana yang perlu diperhatikan dan mendapatkan penanganan khusus.
Baca Juga: Hendak Selamatkan Istri saat Kebakaran, Pasutri di Depok Tewas Terjebak Kobaran Api “Kami telah mengeluarkan SK dan menetapkan kejadian tersebut sebagai darurat bencana. Saya juga sudah hubungi Gubernur menyampaikan permasalahan ini secara langsung,” ujar Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan.
Kini, Pemkab setempat juga telah menghentikan aktivitas dan merelokasi warga di sekitar TPA Sarimukti , terlebih para pemulung yang hidupnya bergantung pada TPA tersebut.
“Kami juga telah mendirikan posko kesehatan, BPBD, Damkar dan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan para petugas yang sedang bertugas di TPA Sarimukti ,” ucapnya.***