/photo/2023/03/01/1152393866.jpg)
RedaksiHarian – Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Tokyo Titik Hamzah mengonfirmasi kematian warga negara Indonesia ( WNI ) bernama Joshi Putri Cahayani.
“Informasi yang sejauh ini kami terima dari Kepolisian Gunma adalah bahwa memang benar jenazah yang ditemukan adalah jenazah WNI atas nama Josi Putri Cahayani,” kata Titik Hamzah di Tokyo, Kamis 24 Agustus 2023.
Hingga saat ini, Titik mengatakan masih belum mengatahui penyebab kematian Joshi karena proses otopsi dari kepolisian Gunma, Jepang masih berlangsung.
ADVERTISEMENT
Dia mengatakan apabila setelah diketahui hasil otopsi, proses selanjutnya adalah pemulangan jenazah ke Indonesia.
“Jika proses otopsi dari kepolisian sudah selesai, maka bisa diproses untuk pemulangan jenazah,” katanya.
Seorang warga negara Indonesia bernama Joshi Putri Cahyani dikabarkan meninggal dunia di sebuah apartemen di Kota Maebashi, Perfektur Gunma, Jepang , Selasa 22 Agustus 2023.
Joshi awalnya dikabarkan hilang oleh kerabatnya sejak pertengahan Agustus 2023. Hal tersebut dilaporkan oleh salah satu teman Joshi.
Dilansir dari media Jepang , Asahi, polisi langsung menyelidiki keberadaan Joshi hingga akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di lantai dua apartemen di Bunkyo-cho.
Polisi masih mendalami penyebab kematian Joshi. Polisi mengatakan tidak ada luka fisik yang terlihat di tubuh korban.
Dari keterangan Asahi, tempat penemuan mayat Joshi disewa atas nama seorang pria kebangsaan Jepang . Namun hingga saat ini, keberadaannya masih belum ditemukan.
Joshi dikabarkan tinggal bersama temannya di sebuah asrama yang berjarak 3 kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan informasi dari Indonesian Community in Japan (ICJ), Josi sudah meninggalkan asrama sekolah Bahasa Jepang (Nihonggo Gakkou) sejak dua pekan lalu lalu, dan terakhir kontak dengan keluarga dan kawannya pada Kamis 17 Agustus 2023.
Kawan dan keluarganya berusaha menghubungi pihak pihak yang dapat dilibatkan, seperti sekolah tersebut, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang menaunginya serta KBRI .
Kepolisian Gunma mengkonfirmasi ke pihak sekolah bahwa memang jenazah wanita yang di temukan adalah Josi Putri Cahyani.
Selain itu, Josi dikabarkan bersama kenalannya berwarga negara Jepang berinisial KK. Diketahui KK memiliki catatan kriminal kasus pembunuhan di 2017.***