
RedaksiHarian – Korban dalam kecelakaan di Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok kemungkinan besar akan ditetapkan sebagai tersangka, meski alami luka-luka. Polisi hingga saat ini masih terus mendalami pemeriksaan dan penyelidikan terkait.
Kecelakaan yang melibatkan sejumlah kendaraan bermotor dan truk bermuatan hebel ini terjadi pada Selasa, 22 Agustus 2023. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman mengatakan, sejumlah korban luka dari kalangan pemotor justru bisa jadi tersangka.
“Bisa jadi tersangka si korban ( pemotor ) ini. Karena dia yang menyebabkan (insiden), seharusnya kan tidak di situ jalurnya dia,” ujar Latif, dikutip Kamis, 24 Agustus 2023.
ADVERTISEMENT
Latif melanjutkan, para pemotor terbukti melanggar aturan berkendara sebab bergerak melawan arus. Seharusnya, kata dia, para pemotor menyadari betul risiko mencederai aturan bersangkutan.
“Harusnya dengan (adanya) larangan ( pemotor ) menyadari, sebelum kejadian pun menyadari, setelah kejadian pun harus sadar itu risiko dia, ulahnya dia sendiri mengakibatkan lukanya dia sendiri,” kata Latif.
Meski begitu, Latif mengaku pihaknya mengedepankan hasil pemeriksaan dan penyelidikan final, dan tidak terburu-buru menetapkan tersangka, sebagai penyebab kecelakaan Lenteng Agung .
“Makanya kita dalam proses. Kita proses. Proses siapa yang melakukan pelanggaran, namanya kecelakaan pasti diawali pelanggaran. Siapa yang melanggar itulah yang bisa dikatakan untuk sementara sebagai penyebab kejadian kecelakaan ,” ucapnya.
Sebelumnya, ramai di media sosial video yang menunjukkan sekumpulan pengendara bermotor terdampar di trotoar jalan usai kendaraannya tertabrak truk bermuatan batu bata hebel, Selasa, 22 Agustus 2023.
Kecelakaan ini diketahui terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di Jalan Lenteng Agung , Jagakarsam Jakarta Selatan. Beberapa pengendara terlihat duduk lemas di samping motornya yang rusak pascakecelakaan di depan SMK Wijaya Kusuma itu.
Sejumlah motor juga tampak tersangkut di bumper truk hingga menyedot perhatian warga. Sementara terpantau, serpihan-serpihan motor bertebaran di jalan utama dampak dari benturan keras antara kendaraan roda dua itu dengan truk berwarna hijau terang.
Seorang perekam yang mengabadikan kejadian itu menjelaskan kecelakaan dipicu oleh aksi lawan arah.
“Nih yang lawan arah ini , dari arah gardu ke stasiun Lenteng semua kena dihajar mobil,” katanya sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Instagram @jakarta.terkini. ***