
RedaksiHarian – Pemprov DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan KTT ke-43 ASEAN yang berlangsung pada 5-7 September 2023.
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas agar pelaksanaan KTT ke-43 ASEAN berjalan lancar.
KTT ke-43 ASEAN nantinya terbagi dalam dua pelaksanaan yakni side event pada 2-4 September dan main event pada 5-7 September.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, rekayasa lalu lintas diberlakukan di ruas jalan yang dilalui para delegasi KTT ASEAN.
Rencananya para delegasi akan menginap di 18 hotel di Jakarta dan mengikuti rangkaian acara di lima tempat antara lain Istana Negara, Hotel St. Regis, Kantor Sekretariat ASEAN, Jakarta Convention Center, dan Plataran Hutan Kota Gelora Bung Karno.
Kepala Dishub DKI Syafrin Liputo mengatakan manajemen rekayasa lalu lintas diterapkan di 29 ruas jalan.
Opsinya adalah buka-tutup jalan secara situasional saat kendaraan delegasi melintas. Lalu, ada pula penutupan jalan selama dua jam.
“Misalnya, para delegasi berangkat pukul 7.00 WIB, maka jalan akan ditutup dari pukul 6.30 hingga 8.30 WIB,” kata Syafrin dalam keterangannya, yang dikutip pada Kamis, 24 Agustus 2023.
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat menghindari area-area jalan yang berada di sekitar lokasi KTT ASEAN dan memilih rute-rute alternatif yang disiapkan.
“Kami mengimbau masyarakat, selama pelaksanaan KTT ASEAN, untuk beraktivitas dengan menggunakan layanan angkutan umum. Karena, begitu kita menggunakan kendaraan pribadi, tentu ini akan menyebabkan kepadatan dan kemacetan lalu lintas yang tinggi,” ujarnya.
“Kondisi ini yang kita harapkan tidak terjadi, karena kita menerima tamu-tamu luar negeri yang tentu kita harapkan semuanya berjalan dengan baik,” ucapnya lagi.
Jalan Jenderal Sudirman, Jalan M.H. Thamrin, Jalan Gatot Subroto, Jalan H.R. Rasuna Said, Jalan Imam Bonjol, Jalan H.O.S. Cokroaminoto, Jalan Galunggung, Jalan R.M. Margono Djojohadikoesoemo, Jalan K.H. Mas Mansyur, dan Jalan Karet Pasar Baru Timur 5.
Ruas Jalan Karet Pasar Baru Timur 2, Jalan Karet Pasar Baru Timur 3, Jalan Prof. Dr. Satrio sisi Barat, Jalan Kebon Sirih, Jalan Wahid Hasyim, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Pintu Satu Senayan, Jalan Asia Afrika, Jalan Sisingamangaraja, dan Jalan Pattimura.
Jalan Trunojoyo, Jalan Gunawarman, Jalan Majapahit, Jalan Ir. Juanda, Jalan Veteran III, Jalan Medan Merdeka Barat, Lingkar Mega Kuningan, Jalan Lingkar SCBD, dan Jalan Setiabudi Tengah.***