
RedaksiHarian – Menurut Budi, langkah tersebut merupakan salah satu jurus berkelanjutan untuk memberantas judi online . Jurus itu pun telah disiapkannya sejak menjabat sebagai Menkominfo .
“Kita blokir aja rekeningnya di bank. Kalau udah gitu, mau transaksi pakai apa dia yang judi online ? Nanti kita kerja sama dengan BI dan OJK,” katanya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara pada Kamis, 24 Agustus 2023.
Dalam beberapa waktu terakhir ini, Kemenkominfo terlihat gencar memutus akses terhadap situs web dan aplikasi judi online . Terhitung sejak Agustus 2018 hingga 19 Juli 2023, Kemenkominfo telah memblokir 846.047 akses terhadap situs web dan aplikasi judi online .
ADVERTISEMENT
Guna pemberantasan judi online semakin efektif, Budi mengatakan bahwa koordinasi antara kementerian, lembaga, dan industri pun telah dilakukan. Mulai dari pencegahan hingga penindakan masyarakat yang terlibat judi online .
Budi berharap masyarakat Indonesia berperan aktif dalam pemberantasan judi online agar tindak pidana yang merugikan negara itu bisa dituntaskan. Masyarakat pun bisa ikut andil untuk mengungkap judi online dengan melaporkan situs web dan aplikasi judi online melalui , e-mail aduankonten@mail.kominfo.go.id, dan WhatsApp 08119224545.
“Sekarang kan kita gerak cepat, begitu tahu (ada judi online) kita sapu-sapu langsung, kita takedown. Masyarakat juga harus aktif lapor kalau nemu yang begini ( judi online ),” ujarnya.
Sebelumnya, dua selebgram asal Bandung, yakni Areta Febiola dan Deni Sukirno berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse dan Kriminal Polrestabes Bandung lantaran diduga ikut mempromosikan judi online . Menurut keterangan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Budi Sartono, kedua tersangka itu mempromosikan situs judi online lewat fitur story pada akun instagramnya.
Areta diketahui mempromosikan tiga situs judi online sekaligus melalui akun Instagram @aretaaaw, yakni zaraplay, wawaslot, dan zigzagslot. Sementara itu, Deni mempromosikan situs bernama Aston138 melalui Instagram-nya bernama @den.suu.
“Untuk @aretaaaw merupakan selebgram dengan pembuat konten endorse atau youtuber dan konten kreator yang memiliki ratusan ribu followers,” ucapnya.
Dengan mempromosikan judi online , kedua tersangka berhasil mengantongi keuntungan sebesar Rp5 juta hingga Rp10 juta setiap bulannya. Keuntungan yang didapatkan juga bisa bergantung pada jumlah orang yang meng-klik situs judi online.***