
RedaksiHarian – Buntut aksi pria diduga oknum TNI menampar tukang parkir di Bandung, Jawa Barat, netizen geram dan menggeruduk media sosial Puspen TNI . Mereka meminta agar oknum prajurit yang viral itu segera diberikan tindakan tegas.
Tidak hanya itu, mereka bahkan meminta agar prajurit yang arogan dikirim ke markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Netizen menantang apakah oknum TNI yang bersikap kasar itu mampu jika dikirim ke medan berat.
“Tolong pak oknum yang nampar juru parkir segera ditindak, tolong keadilannya. Kasihan rakyat biasa, kok ringan tangan banget baru kemaren kita merayakan hari kemerdekaan,” kata akun @donqui***e_d***ter_l**.
ADVERTISEMENT
“Akhir-akhir ini banyak sekali ulah oknum anggota TNI yang sok jagoan. Mulai dari yang nampar Juru Parkir, sampai 5 anggota TNI AL yang mengeroyok pengemudi mobil. Saya tahu kalian ini penuh dengan energi dan hasrat untuk berperang. Alangkah baiknya mereka-mereka anggota TNI yang tidak mengenal kesantunan itu dikirim ke markas KKB. Saya ingin melihat keberanian dan kehebatan mereka dengan KKB Papua. Supaya mereka tidak hanya JAGO KANDANG,” tutur akun @a*semb***.
“Izin pak Oknum yang nampar Juru Parkir segera ditindak,” ucap akun @m*bims***.
“Apa sikap aroganmu itu hanya berlaku bagi rakyat tapi ciut bila menghadapi musuh negara, beberapa bulan lalu arogan ke ibu-ibu yang sedang bawa anak, sekarang main nampar aja ke tukang parkir begini TNI, bukannya makin baik ke rakyat setelah dinaikan gaji tapi makin banyak aja kasus arogan,” ujar akun @f_sury**.
“Tolong dijelaskan petugas parkir di Bandung yang lagi viral dipukul anggota TNI, anggota-anggota arogan di tengah masyarakat, seharusnya anda-anda melindungi bukanya menganiaya masyarakat,” kata akun @he*un**.
Seorang pria diduga sebagai oknum TNI menampar tukang parkir di Bandung, Jawa Barat. Dia terlihat melakukan aksinya di tengah kemacetan Kota Kembang pada sore hari.
Rekaman detik-detik penganiayaan itu dilakukan pun terekam kamera warga dan tersebar pada Minggu, 20 Agustus 2023. Video berdurasi 10 detik itu pun dibagikan oleh berbagai akun media sosial, termasuk Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni.
Video itu memperlihatkan seorang pria bertubuh besar mengenakan jaket biru tua dan celana loreng khas seragam TNI. Dia mendekati tukang parkir di tengah jalan yang macet.
Sambil berjalan menghampiri tukang parkir , pria itu tampak melepaskan helm berwarna putih yang menempel di kepalanya. Kemudian tanpa basa-basi, sebuah tamparan keras dilayangkan ke sisi kiri wajah si tukang parkir .
Saking kencangnya tamparan tersebut, suaranya sampai terdengar dalam video yang direkam dengan jarak yang cukup jauh. Tidak berhenti sampai di situ, diduga oknum TNI tersebut kemudian berteriak ke arah tukang parkir .
Tukang parkir yang mengenakan rompi oranye juga sempat berusaha menjelaskan sesuatu, tetapi tak digubris. Beruntung, ada seorang pria yang berusaha untuk melerai dan menenangkan pria tersebut.
“TNI, eh Astaghfirullah. Viralin, viralin, viralin,” kata wanita yang merekam video.
Saksi mata di lokasi bernama Bobby membeberkan apa yang dilihatnya terkait pemukulan tukang parkir oleh oknum TNI . Dia menuturkan bahwa insiden tersebut berlangsung pada saat dia tengah makan dengan teman-temannya pada Jumat 18 Agustus 2023.
Di seberang restoran tempatnya makan, dia melihat tukang parkir sedang memarkirkan mobil. Kemudian pria diduga oknum TNI itu merasa tak terima diberhentikan oleh tukang parkir tersebut meski hanya sebentar.
Oknum TNI tersebut langsung turun dari motornya, dan memaki si tukang parkir . Bahkan, melayangkan tamparan dengan sangat keras.
Mendapatkan perlakuan seperti itu, tukang parkir pun sempat berteriak dan menyebutkan bahwa anggota TNI seharusnya mengayomi serta melindungi. Bukan malah bertindak arogan seperti apa yang oknum tersebut lakukan.
Melihat kejadian itu, warga yang ada di lokasi juga sempat menyoraki diduga oknum TNI tersebut.***