RedaksiHarian – Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) akan pertimbangkan kembali keputusan berkoalisi dengan PDI Perjuangan ( PDIP ), apabila Sandiaga Uno tak berhasil duduki posisi bakal cawapres usungan untuk mendampingi Ganjar Pranowo .

Juru Bicara Sandiaga Uno , Denny Suryo Prabowo mengatakan, PDIP perlu memperhitungkan loyalitas PPP , mengingat PPP tetap setia bersama PDIP di saat partai-partai koalisi lainnya sejak 2019, justru memutuskan pindah haluan.

Jika pada akhirnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI itu tidak dipilih PDIP , maka menurutnya PPP harus mulai menaikkan nilai tawarnya sebagai parpol berdaya alias tak memberi dukungan secara cuma-cuma.

ADVERTISEMENT

“Jadi kami memberikan saran dan masukan kepada PPP agar bisa mempertimbangkan kembali kerja sama politik dengan PDIP di Pilpres 2024 nanti jika Sandiaga Uno tidak dipilih menjadi cawapres,” kata dia, dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, 19 Agustus 2023.

Dalam keterangannya, Denny juga bersikukuh memperjuangkan Sandiaga Uno agar menjadi bakal cawapres Ganjar, meski dihadang wacana bahwa partai berlambang kepala banteng moncong putih itu mempertimbangkan beberapa nama kandidat baru.

“Tentunya kami terus berikhtiar agar Bang Sandiaga Uno bisa menjadi pasangan Mas Ganjar Pranowo ,” katanya lagi.

Denny menepis hal ini merupakan keinginan Sandiaga Uno . Dia menekankan Menparekraf sama sekali tidak mengemis jabatan atau posisi tertentu saat memutuskan bergabung dengan PPP dan berkoalisi merapat ke PDIP .

Dia melanjutkan, selama ini elektabilitas Sandi terpantau sangat baik. Bahkan berdasarkan survei terbaru oleh Voxpol Center Research and Consulting, Sandi menempati posisi teratas sebagai kandidat cawapres. Hal itu seharusnya menjadi modal yang cukup agar namanya dipertimbangkan petinggi PDIP .

“ Sandiaga Uno sudah menyatakan bahwa beliau tidak akan mengemis meminta jabatan, dan beliau pun berkomitmen akan tetap membesarkan PPP walau tidak menjadi Cawapres dari Ganjar Pranowo ,” kata Denny.

Selain Menparekraf Sandiaga Uno , Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD juga turut diusulkan Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ), sebagai satu dari dua kandidat bacawapres untuk bacapres PDIP Ganjar Pranowo .

Terkait hal itu, Mahfud hanya mengacungkan jempol dan menjawab singkat terkait langkah PPP tersebut. “Bagus!” kata Mahfud, sembari meninggalkan awak media memasuki mobilnya, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 14 Agustus 2023.

Meski singkat, jawaban Mahfud kali ini cenderung lebih positif dibandingkan dengan sebelumnya. Di kesempatan lalu, Mahfud menegaskan tak ada sama sekali pertemuan yang mempertegas posisinya di mata PDIP , terkait bursa cawapres bagi Ganjar Pranowo . ***