RedaksiHarian – Seorang pelajar SMA Negeri 9 Gorontalo membuat masyarakat terharu dengan aksi heroik yang dilakukannya saat Upacara 17 Agustus 2023 . Dalam video yang beredar di media sosial, pelajar yang bernama Riski Lamato terlihat berlari menuju tiang bendera , untuk menyelamatkan tali yang putus.

Upacara 17 Agustus 2023 yang diikuti Riski Lamato itu digelar di tingkat Kecamatan Sumalata Timur. Camat Sumalaya Timur Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo Nurhayati Wunati mengaku tak menyangka pelajar SMA Negeri 9 Gorontalo itu berani naik ke tiang bendera .

“Kebetulan saat tali bendera putus, diduga karena tarikan petugas penggerek yang terlalu keras, Riski berada di barisan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai peserta upacara penaikan bendera,” kata Nurhayati.

ADVERTISEMENT

Peserta upacara hanya bisa terdiam saat tali bendera putus sekitar pukul 9.50 WITA. Tak disangka Riski langsung berlari dan memanjat tiang bendera setinggi 14 meter tersebut.

“Riski tiba-tiba berlari ke arah tiang bendera kemudian memanjat untuk menyambung tali yang putus. Aksi nekat ini sangat heroik. Kami terharu menyaksikannya,” ujar Nurhayati dikutip dari Antara.

Tindakan yang dilakukan oleh Riski dilatarbelakangi karena tidak ada siswa lain yang mau memanjat tiang bendera . Pelajar tersebut tak memikirkan risiko saat memanjat tiang bendera setinggi 14 meter.

“Pak guru yang berada di barisan sempat meminta para siswa untuk membantu. Kebetulan saya ada di barisan itu spontan untuk berlari memanjat tiang bendera ,” kata Riski.

“Yang ada di pikiran agar cepat berlari, memanjat, dan menyambung tali. Kemudian saya langsung turun agar bendera bisa segera berkibar. Saya Cuma ingin melihat bendera berkibar di upacara ini,” ujarnya menambahkan.

Aksi heroik Riski menuai pujian dari Sekretaris Bidang Kelautan dan Perikanan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I KNPI Gorontalo Utara Poniran Kai. Menurut Poniran Kai, tindakan Riski patut diapresiasi.

“Kami dari KNPI mengapresiasi keberanian Riski mengingat tiang bendera itu setinggi 14 meter. Namun Riski mampu berlari sekuat tenaga memanjat secepat mungkin untuk bisa menyambung tali yang putus,” kata Poniran Kai.

Tindakan Riski dinilai sangat mencerminkan nilai-nilai kemerdekaan Indonesia yang diperingati. Poniran Kai merasa bangga dengan nilai patriotisme tersebut.

“Kami sangat terharu sekaligus bangga dengan aksi yang dilakukan Riski. Aksi heroik yang menunjukkan nilai-nilai patriotism yang patut diteladani generasi muda saat ini,” ujarnya.***