RedaksiHarian – Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen pada Rabu mengatakan bahwa dia berencana mendorong China untuk mengambil posisi yang lebih tegas terkaitUkraina dan berbicara kepada Presiden Rusia Vladimir Putin mengenai perang.
“Kami perlu China mengambil posisi yang lebih tegas,” kata Rasmussen kepada Reuters di Shanghai dalam awal lawatan tiga harinya di China.
“Putin tidak mendengarkan para pemimpin Eropa, tetapi jelas mendengarkan China. Jadi saya ingin berargumen agar China seharusnya berbicara,” lanjutnya.
Rasmussen menyatakan dia akan membahas Ukraina dan kerja sama bilateral mengenai energi hijau dengan Menlu China Wang Yi ketika keduanya bertemu pada Jumat di Beijing.
Rasmussen juga akan bertemu Menteri Perdagangan China Wang Wentao pada Kamis.
Denmark adalah pendukung kuat upaya Ukraina memenangkan perang.
Pada Juni, Denmark telah meningkatkan bantuan militernya ke Ukraina hingga melebihi dari 3 miliar dolar AS (sekitar Rp45,92 triliun) selama kurun lima tahun mendatang.
Sumber: Reuters