/photo/2023/08/15/1931918476.jpg)
RedaksiHarian – Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta Retno Sulistyaningrum mengatakan bahwa pihaknya menyediakan tempat tinggal rumah susun sewa Nagrak bagi warga Kampung Bayam yang tergusur proyek Jakarta International Stadium ( JIS ).
Sebelumnya sejumlah warga Kampung Bayam mendatangi Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada Senin, 14 Agustus 2023 untuk mengambil surat perkara laporan nomor 379/G/TF/2023/PTUN.JKT dengan pihak tergugat Pemprov DKI Jakarta dan PT Jakarta Propertindo (JakPro).
Retno Sulistyaningrum menegaskan pihaknya memberikan solusi hunian di Rusunawa Nagrak apabila warga bersedia menempati Rusun Nagrak . Ia menambahkan pihaknya juga bakal menyiapkan tempat usaha bagi warga di hunian tersebut.
ADVERTISEMENT
“Tugas DPRKP memberikan solusi hunian di Rusunawa Nagrak , apabila warga bersedia menempati Rusun Nagrak ,” kata Retno yang dikutip pada Selasa, 15 Agustus 2023.
“Di lantai dasar dapat digunakan untuk ruang usaha,” ujarnya.
Menurut dia, pihak DPRKP melakukan koordinasi dengan dinas terkait. Koordinasi dilakukan dengan menggandeng Dinas Pendidikan guna membantu perpindahan sekolah anak-anak ke tempat baru dan Dinas Perhubungan terkait pelayanan transportasi Transjakarta.
“Kami akan koordinasi dengan Disdik terkait dengan perpindahan sekolah dan Dishub terkait penyediaan bus pengumpan,” ujarnya.
“Kami berkoordinasi dengan Wali Kota Jakarta Utara untuk warga Kampung Bayam kami siap untuk menampung di Rusun Nagrak . Wali Kota Jakarta sudah mengkomunikasikan ke warganya,” kata dia.
Warga Kampung Bayam mendirikan tenda di sekitar area JIS sebagai tempat tinggal. Agus Ariyanto (42) mengatakan tenda tersebut dibangun karena belum adanya adanya kejelasan terkait akses hunian di kampung susun Bayam yang sebelumnya dijanjikan Pemprov DKI.
Agus menyadari bangunan tenda merupakan ilegal. Menurut Agus alasan dia dan warga lainnya mendirikan tenda tersebut karena tidak punya tempat menetap lain.
Adapun JIS menjadi salah satu venue pertandingan sepak bola Piala Dunia U-17 2023 yang rencananya berlangsung pada November mendatang. Agus tidak mempermasalahkan apabila aparat membongkar tenda yang dia tempati seiring adanya pertandingan sepak bola itu.
Jika demikian, ia mengaku bakal membangun kembali tenda dan menempatinya hingga akhirnya diberikan akses masuk ke rumah susun.
“Kalau dibongkar kami akan berdirikan kembali tenda di sekitar stadion,” ucapnya saat ditemui.***