
RedaksiHarian – 49 orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya diduga hilang akibat hujan lebat yang menyebabkan banjir dan tanah longsor di negara bagian Himachal Pradesh, India Utara pada pada Senin, 14 Agustus 2023. Sembilan dari mereka yang tewas dilaporkan merenggang nyawa di sebuah kuil suci di kota Shimla.
Wilayah kuil tersebut kabarnya dilanda banjir bandang sekira pukul 8.00 pagi waktu setempat.
Ketua Menteri Himachal Pradesh, Sukhvinder Singh Sukhu mengatakan bahwa pemerintah saat ini sedang berupaya guna menyelamatkan para korban yang masih terperangkap.
ADVERTISEMENT
“Pemerintah setempat sedang berupaya untuk membersihkan puing-puing demi menyelamatkan warga yang mungkin masih terperangkap,” katanya.
Selain itu, lima orang lainnya dikabarkan berhasil diselamatkan dari lokasi rerentuhan.
Akan tetapi, menurut petugas setempat diduga masih terdapat sekira 25 warga yang terperangkap dalam puing-puing bangunan kuil.
Sejauh ini, laporan menyebut bahwa pemerintah India telah mengkoordinasikan berbagai instansi terkait guna memastikan bantuan dan dukungan kepada keluarga korban.
Pemerintah juga mengimbau terhadap penduduk sekitar agar tetap berada di dalam rumah dan menghindari area yang berpotensi terkena longsor.
Terbaru, Presiden India , Droupadi Murmu, mengungkapkan bahwa ia merasa sedih dengan hilangnya nyawa warganya akibat bencana ini dan menyampaikan belasungkawa kepada mereka yang menderita di Himachal Pradesh
Melalui unggahan di platform X, Menteri Dalam Negeri India , Amit Shah juga menyatakan rasa sedih yang mendalam terkait bencana tersebut. Ia mengirimkan ucapan belasungkawa kepada para korban.
Sebagai catatan, Himachal Pradesh menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak oleh musim hujan kali ini.
Sebelumnya pada Juli 2023, dilaporkan lebih dari 30 warga di negara bagian tersebut tewas akibat bencana banjir dan tanah longsor.
Oleh karena itu, beberapa ahli menyebut bahwa krisis iklim yang tengah terjadi diakibatkan oleh aktivitas manusia yang kemudian menyebabkan gangguan dan ketidakpastian semakin meningkat dalam musim hujan di India .***