
RedaksiHarian – Sebelumnya, dalam kebakaran tersebut, dikabarkan ada 36 orang yang meninggal dunia. Kini, jumlah korban jiwa bertambah menjadi 67 orang.
“Tim pemadam kebakaran terus bekerja memadamkan dan meredam penyebaran api di Lahaina, Pulehu/Kihei, dan Upcountry Maui di pulau tersebut,” kata otoritas Maui County.
Tambahan warga yang meninggal dunia dikonfirmasi pada Kamis, 10 Agustus 2023 malam waktu setempat. Pada saat itu, kebakaran sedang terjadi di Lahaina.
ADVERTISEMENT
Pada saat ini, total korban meninggal dunia ada 67 orang. Dari kondisi tersebut, pejabat setempat mengingatkan jika angka kematian masih bisa bertambah.
“Pemadaman api dalam kebakaran tersebut didukung oleh 21 petuga damkar dari Dinas Pemadam Kebakaran Honolulu, tujuh personel pengawas, dan empat kendaraan. Sembilang anggota SAR juga telah tiba di Maui,” ujar otoritas setempat.
Sejumlah pengunjung yang ada di Pulau Maui dievakuasi. Evakuasi tersebut menggunakan layanan bus.
Ada 25 bus layanan antar jemput yang mengangkut lebih dari 1.200 pengunjung pada Kamis, 10 Agustus 2023 waktu setempat. Mereka dibawa ke Bandar Udara Kahului yang merupakan bandara utama di Maui.
“Total orang yang bertolak dari Maui menggunakan pesawat pada Kamis, 10 Agustus 2023 ada sekira 14.900 orang,” ucap otoritas setempat dilaporkan Antara.
“Ada enam tempat penampungan darurat telah dibuka di pulau tersebut. Makanan, air, persediaan, serta pakaian akan didistribusikan kepada penduduk pada Jumat di Ritz Carlton, Kapalua. Persediaan produk bayi yang terbatas juga dibagikan,” tuturnya lagi.
Berkaitan dengan kebakaran tersebut, direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan BHI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha mengungkapkan kondisi para warga Indonesia. Pasalnya, tidak sedikit WNI yang berada di Hawaii .
Ada sekira 600 WNI yang menetap di Hawaii . Rata-rata dari mereka bekerja di sektor pariwisata, ada pula yang menjadi ABK (Anak Buah Kapal).
“Dari informasi yang kami terima, tidak ada WNI yang menjadi korban kebakaran Hawaii ,” kata Judha Nugraha.***