
RedaksiHarian – Kebakaran hebat terjadi di Hawaii , tepatnya di Kota Lahaina, Amerika Serikat. Insiden tersebut terjadi pada Rabu, 9 Agustus 2023 waktu setempat.
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia ( WNI ) dan BHI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha mengungkapkan kondisi para warga Indonesia. Pasalnya, tidak sedikit WNI yang berada di Hawaii .
Ada sekira 600 WNI yang menetap di Hawaii . Rata-rata dari mereka bekerja di sektor pariwisata, ada pula yang menjadi ABK (Anak Buah Kapal).
ADVERTISEMENT
“Dari informasi yang kami terima, tidak ada WNI yang menjadi korban kebakaran Hawaii ,” kata Judha Nugraha.
Hingga saat ini, pemerintah masih terus memantau perkembangan situasi yang ada. Pihak KJRI Los Angeles berkoordinasi dengan otoritas setempat dan kelompok masyarakat Indonesia di Hawaii .
“KJRI terus memantau situasi di sana. Dan kami juga memberikan imbauan kepada para WNI ,” ujar Judha Nugraha.
Selain Hawaii , Pulau Maui juga terbakar. Kedua lokasi tersebut merupakan pulau terbesar dan terbesar kedua di Kepulauan Hawaii .
Kebakaran tersebut membuat Pulau Maui dan Kota Lahaina menjadi kelam. Kabut asap tebal berwarna hitam menyelimuti daerah tersebut.
Kebakaran tersebut menghancurkan rumah-rumah penduduk. Akibatnya, warga yang tinggal di Pulau tersebut harus mengungsi. Ada ribuan warga yang harus mencari tempat perlindungan.
Kondisi parah yang terjadi di Hawaii membuat Presiden Amerika Serikat, Joe Biden bergerak. Ia menetapkan status darurat bencana untuk insiden tersebut.
Joe Biden menyetujui deklarasi status bencana besar untuk pasca- kebakaran hutan akibat badai. Kebakaran tersebut menewaskan sedikitnya 36 orang dan menghancurkan ratusan bangunan di Pulau Maui.
Dalam mengatasi bencana tersebut, otoritas setempat menyediakan empat posko pengungsian. Ada sekira 2.100 orang yang mengungsi di tempat yang telah disediakan.
Untuk mengatasi kebakaran dahsyat tersebut, para petugas pemadam kebakaran telah mengirim sejumlah helikopter begitu mendapatkan laporan. Armada tersebut dikirimkan untuk membantu pasukan darat memadamkan api. Meskipun jumlah korban tewas telah dihitung, tidak menutup kemungkinan akan ada pertambahan.***