RedaksiHarianPada saat ini Indonesia sedang memasuki tahun politik. Sejumlah partai sedang bersiap untuk menyambut Pemilu Serentak 2024.

Pada 14 Februari 2024 akan diadakan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan legislatif (Pileg). Menjelang pesta demokrasi yang pelaksanaannya kurang dari satu tahun, Said Abdullah meyakini jika PDIP akan menjadi partai paling unggul.

Dalam keyakinannya, Said Abdullah menyebutkan peran tidak langsung Jokowi . Hal tersebut berkaitan dengan orang nomor satu di Indonesia itu merupakan kader PDIP .

“Karena asosiasi yang kuat bahwa Presiden Jokowi adalah kader PDIP dan PDIP adalah partai utama yang menopang pemerintahan Presiden Jokowi . Maka, menurut SMRC (Saiful Mujani Research and Consultant), kepuasan rakyat yang tinggi rata-rata di atas 70 persen atas kinerja Presiden Jokowi ikut mendorong keterpilihan PDIP di Pemilu 2024,” kata Said Abdullah.

Said Abdullah membenarkan hasil survei tersebut. Penilaian itu ia ambil berdasarkan rekam jejak Jokowi dari menjadi Wali Kota Solo hingga menjadi Gubernur DKI Jakarta dan kini menjabat sebagai Presiden selama dua periode.

“Presiden Jokowi hingga kini masih menjadi kader PDIP . Kami akan terus menjaga kepercayaan dan amanah yang diberikan oleh rakyat. Kami juga akan bekerja lebih baik agar menjadi wadah aspirasi politik bagi rakyat,” ujar Said Abdullah.

Said Abdullah berujar PDIP akan mengawal pemerintahan Jokowi dan Ma’ruf Amin hingga akhir. Partai yang identik dengan warna merah dan hitam itu ingin agar keduanya bisa dikenang sebagai pemimpin nasional yang sukses menorehkan tinta emas dalam perjalanan bangsa dan negara.

“Selama memerintah hampir 10 tahun, Presiden Jokowi telah memimpin jalannya pemerintahan dengan sangat baik. Pertumbuhan ekonomi berhasil mencapai lima persen apabila dibandingkan dengan banyak negara maju,” ucap Said Abdullah.

Langkah PDIP dalam Pilpres tidak berhenti setelah Jokowi lengser. Partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri itu akan kembali berlaha untuk berebut suara rakyat.

PDIP mengusung Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Saat ini salah satu pekerjaan yang harus diselesaikan oleh mereka yaitu mencari pasangan untuk pria berusia 54 tahun itu maju Pilpres 2024.***