
RedaksiHarian – Aksi pencurian sepeda motor ( curanmor ) yang dilakukan seorang pria di Banua Anyar, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan , gagal. Bukannya tancap gas, pelaku malah tercebur ke sumur tua milik warga.
Salah satu saksi bernama Reza mengatakan, aksi curanmor gagal tersebut terjadi saat warga hendak menunaikan salat Jumat di masjid setempat.
“Saat maling itu mau mundur dengan motor yang dicurinya, dia lalu tercebur ke sumur tua milik warga setempat,” katanya, dikutip dari Antara pada Jumat, 11 Agustus 2023.
ADVERTISEMENT
Diduga pelaku panik ketika mendengar teriakan dari sejumlah warga yang memergoki aksinya. Motor yang hendak curi itu adalah motor milik warga yang hendak salat Jumat .
Reza mengatakan warga pun langsung mendatangi pelaku yang sudah masuk ke sumur milik warga untuk menolongnya. Bahkan, sempat ada warga yang geram hingga memukul pelaku.
Saat berhasil ditarik ke atas, pelaku sempat menjadi bulan-bulanan warga yang kesal sebelum petugas kepolisian setempat datang.
Kapolsek Batumandi Ipda Rahmadani mengatakan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan polisi dan pelaku sudah dibawa ke puskesmas terdekat untuk pengobatan.
“Saat ini masih dalam tahap penyelidikan, dan pelaku dibawa ke puskesmas untuk diobati terlebih dahulu,” katanya.
Pertama, gunakan fitur keamanan tambahan, karena semua tingkat keamanan motor pasti punya peluang ditembus. Tetaplah memasang kunci ganda pada area lain misalnya kunci piringan cakram, penggunaan alarm dan alat lainnya.
Kedua, jangan parkir motor sembarangan. Karena motor rentan dicuri saat diletakkan di luar pagar. Apalagi di daerah padat penduduk, di mana biasanya warga sekitar kurang menghiraukan yang ada di sekitar mereka.
Langkah memasukkan motor ke pekarangan rumah dan kunci pagar saat sudah berada di rumah merupakan cara tepat.Jika sedang berada di luar rumah, pilih lokasi parkir yang aman dan memiliki penjagaan resmi.
Ketiga, perhatikan pengaman sepeda motor aktif saat kita meninggalkannya. Misalnya tinggalkan motor dalam posisi stang terkunci. Selain itu, bisa juga ditambah dengan penguncian pada piringan cakram.
Keempat, pertimbangkan untuk memasang alarm. Menambahkan alarm menjadi salah satu indikator ampuh sebab jika motor disentuh, maka motor akan memberikan sinyal dengan mengeluarkan suara keras. Ini dapat membuat maling panik dan ketahuan.
Kelima, jika motor ditinggal di rumah untuk waktu lama, kita bisa melepaskan beberapa komponen vital dari motor, misalnya busi, aki, bahkan ban mengutip keterangan tertulis Yamaha Indonesia.***