
RedaksiHarian – Seorang pria bernama Robert Herry Son mendadak viral karena diduga melakukan pelecehan tersebut bendera Indonesia . Dia mengalungkan bendera merah putih ke leher seekor anjing di Bengkalis , Riau.
Kasat Reskrim Polres Bengkalis , AKP Firman Fadhilahro mengatakan bahwa pihaknya sudah menangkap dan meminta keterangan dari pelaku atas perbuatannya.
“Setelah diinterogasi, pelaku mengaku kesalahannya karena ketidaktahuannya dan tidak ada niat untuk menghina simbol negara, serta bersedia meminta maaf,” katanya pada Kamis, 10 Agustus 2023, dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
Firman menjelaskan kronologi kejadian ini berawal saat pelaku membeli empat bendera merah putih ukuran kecil pada Rabu, 9 Agustus 2023.
Robert yang merupakan Wakil Ketua Kepala Tata Usaha PT. Sawit Sagung Sejahtera (SAS) Muara Bangus, mengaku bahwa bendera yang dia beli tersebut nantinya akan dipasang di kendaraan miliknya dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia .
Namun, kendaraannya ternyata hanya bisa dipasangi 3 bendera saja dan tersisa satu buah. Dia pun memasang sisa bendera tersebut kepada anjing yang biasa bermain di luar pabriknya.
“Kemudian pelaku memasang bendera ke kalung leher anjing tersebut dengan alasan untuk memeriahkan hari kemerdekaan RI,” katanya.
Sehari kemudian, Kamis, 10 Agustus 2023, salah seorang karyawan PT SAS melihat ada bendera terpasang di leher anjing dan menanyakan siapa yang memasangnya.
Robert pun mengakui perbuatannya, tapi enggan untuk melepaskan bendera tersebut dan membiarkannya saat ditegur oleh karyawan yang melihat.
“Biar saja kan tidak apa-apa untuk memeriahkan 17 Agustus,” kata pelaku. Kemudian perdebatan pun terjadi sampai ada rekaman video yang tersebar.
Bhabinkamtibmas Desa Semunai segera menuju Pabrik Kelapa Sawit PT SAS dan mendapati masyarakat sudah ramai. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kemudian pelaku diamankan ke Polsek Pinggir untuk diinterogasi.
“Saat ini pelaku masih dalam proses pemeriksaan di Polsek Pinggir,” kata Kasat.
Sementara itu, Robert Herry Son meminta maaf kepada masyarakat Indonesia yang tersakiti atas perbuatannya memasang bendera di leher anjing .
Ia berkata tidak ada bermaksud untuk menghina dan melecehkan sang merah putih dan melakukan hal tersebut hanya spontanitas dan menaikkan semangat untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI.
“Saya minta maaf dan menyadari atas perbuatan tersebut tidaklah tepat dan bersedia menerima konsekuensi atas kejadian ini, saya tidak bermaksud melecehkan simbol negara dengan memasang bendera di leher anjing tersebut,” katanya.***