RedaksiHarian – Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) menyarankan masyarakat untuk memilih pemimpin secara bijak di Pemilu 2024 mendatang. Salah satu bekal untuk memilih pemimpin adalah tahu visi misi dan solusi dari calon pemimpin tersebut.

SBY menyebut jika masyarakat sampai salah langkah dan salah pilih, bisa saja apes selama lima tahun ke depan. SBY juga mengibaratkan memilih kucing dalam karung jika sampai salah pilih di Pemilu 2024 .

Dengan kesadaran masyarakat dalam memilih pemimpin yang meningkat, SBY yakin tradisi politik di Indonesia bakal menjadi lebih baik. Tradisi politik yang membaik ditandai dengan pemerintahan yang jujur, terbuka, dan menguasai masalah-masalah sosial.

ADVERTISEMENT

SBY pun dengan bangga mencontohkan dirinya adalah pemimpin yang berkualitas. Ayah dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu memamerkan bahwa setelah negara dipimpin olehnya, Indonesia menjadi lebih baik.

“Alhamdulillah saya telah memenuhi janji-janji saya karena sejarah telah mencatat bahwa di akhir masa bakti saya 10 tahun kemudian kondisi Indonesia jauh lebih baik,” kata SBY dalam peluncuran buku Tetralogi Transformasi AHY pada Kamis, 10 Agustus 2023.

Atas dasar itu pula, SBY meminta masyarakat untuk berhati-hati dalam memilih. Rakyat diminya untuk memilih pemimpin yang memiliki visi, pemikiran, dan solusi selama memimpin negara.

Partai Demokrat mantap mendukung Anies Baswedan dalam Pemilu 2024 mendatang. Partai Demokrat juga berkoalisi dengan NasDem dan PKS dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) demi memenangkan mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Hingga saat ini Anies Baswedan belum mengumumkan siapa yang akan mendampinginya di Pemilu 2024 . Anies hanya memastikan akan mengumumkan bakal calon wakil presiden (bacawapres) di waktu yang tepat.

Kendati belum mengumumkan wakil yang akan mendampinginya, Anies sudah disodorkan beberapa nama. Bukan hanya dari partai, tapi juga dari Nahdlatul Ulama (NU).

Tak tanggung-tanggung, kiai NU di Surabaya menyodorkan lima nama yang direkomendasikan jadi pasangan Annies di Pemilu 2024 mendatang. Anies menerimanya dengan lapang dan sangat bersyukur mendapatkan rekomendasi dari para kiai.

“Kenyataannya bahwa para kiai dan ulama secara serius memikirkan ini, membekali kami dengan doa, membekali kami dengan arahan bahkan membekali kami dengan pilihan,” ujar Anies Baswedan pada Kamis, 10 Agustus 2023.

Kiai NU menyodorkan sejumlah nama seperti Khofifah Indar Parawansa, Yenny Wahid, Muhaimin Iskandar, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Mahfud MD. Tentunya rekomendasi bacawapres ini harus didiskusikan dengan partai-partai pendukung Anies.***