RedaksiHarian – Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyalurkan bantuan berupa berbagai jenis peralatan kerja bagi enam kelompok untuk meningkatkan produksi dan pendapatan masyarakat dengan total anggaran sebesar Rp525 juta.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram H Rudi Suryawan di Mataram, Rabu, mengatakan, bantuan alat kerja yang diberikan meliputi alat pertukangan, perbengkelan, dan mesin jahit.
“Bantuan itu, tadi pagi sudah kami serahkan secara simbolis kepada ketua kelompok masing-masing dan disaksikan para anggota,” katanya.
Menurutnya, enam kelompok yang mendapatkan bantuan peralatan kerja itu meliputi dua kelompok penjahit, dua kelompok tukang, dan dua kelompok bengkel di Kecamatan Sandubaya.
“Satu kelompok beranggotakan hingga 10 orang,” katanya.
Ia berharapsetelah bantuan diberikan, kelompok penerima bisa memanfaatkan bantuan secara optimal, dan memelihara sehingga bisa membantu meningkatkan produksi dan kesejahteraan anggota kelompok.
“Jangan sampai setelah diterima, besok bantuan dijual. Untuk itu, kami akan melakukan pengawasan, kunjungan, dan evaluasi secara berkala terhadap kelompok penerima bantuan,” katanya.
Menurutnya, sebanyak enam kelompok yang mendapatkan bantuan peralatan ini sebelumnya sudah mengajukan proposal bantuan, dan survei langsung oleh tim Disnaker sesuai alamat masing-masing.
Tujuannya, agar bantuan bisa sesuai dengan kriteria sasaran yang membutuhkan peralatan kerja sesuai bidang masing-masing.
“Setelah tim kami turun dan membenarkan secara administrasi sasaran sesuai dengan usulan baik itu KTP anggota kelompok maupun kondisi usaha masing-masing kelompok, barulah bantuan kita salurkan,” katanya.