RedaksiHarian – Tim SAR (Pencarian dan Pertolongan) Senin menemukan jasadRasyid Al Fatir (8) yang tenggelam di Sungai Indragiri Kampung Kesayangan Desa Seberang Tembilahan Kabupaten Inhil pada Minggu (23/7).

“Tim gabungan menemukankorban pada Senin pukul 11.45 WIB masih di sungai tersebut sejauh 2,7 kilometer lebih dari lokasi kejadian,” kata Kepala Kantor SAR Pekanbaru Budi Cahyadi kepada wartawan di Pekanbaru, Senin.

Ia menyebutkan jenazah korban sudah dievakuasi dan diserahkankepada keluarga untuk segera disemayamkan.

“Setelah Tim menemukan korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat,” katanya.

Ia mengingatkan orang tua agar meningkatkan kewaspadaan saat menjaga anak-anak yang masih kecil. “Jangan biarkan anak bermain di sepanjang aliran sungai karena sangat berbahaya,” katanya.

Sebelumnya Budi mendapatkan informasi dari Lurah Desa SeberangTembilahan Hendriansyah yang menyebutkan bahwa Rasyid bersama teman teman bermain layang-layang di masjid dekat sungai, pada Sabtu (22/7) sekitar pukul 15.00 WIB.

Seperti biasa sebelum maghrib anak-anak ini sudah pulang ke rumah masing-masing. Namun hingga pukul 18.00 WIB Rasyid tidak kunjung pulang dan orang tua Rasyid mulai mencari di sekitar lokasi tempat anaknya bermain. Hingga pukul 01.00 WIB Rasyidbelum juga ditemukan.

Pada Minggu (23/7) pukul 06.30 WIB aparat Desa melaporkan kejadian ke Tim SAR Gabungan, karena diduga korban jatuh ke sungai.

SAR Pekanbaru pada pukul 07.00 WIB menurunkan Tim Rescue Pos SAR Tembilahan beserta unsur TNI AL, Polair, Polsek Tembilahan, BPBD, dan masyarakat Kampung Kesayangan Desa Seberang Tembilahan untuk melakukan Pencarian di sekitar lokasi kejadian.