RedaksiHarian – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menerjunkan sebanyak 192 mahasiswa Fakultas Kehutanan untuk membangun ekonomi berkelanjutan di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam di Mandiangin, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan dalam kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

“PKL menjadi ajang bagi mahasiswa mengembangkan kompetensi mereka termasuk bagaimana menerapkan ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat di kawasan hutan,” kata Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri di Banjarmasin, Senin.

Dijelaskan Alim yang merupakan Guru Besar Fakultas Ekonomi ULM, ekonomi berkelanjutan merupakan pembangunan yang mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian lingkungan hidup termasuk aspek sosial.

Dalam konteks kehutanan, kata dia, sumber daya alam yang ada di area hutan bisa dimanfaatkan untuk menopang ekonomi masyarakat namun tetap mengutamakan kelestarian lingkungan hidup.

“Di sinilah peran akademisi berkontribusi nyata mengedukasi masyarakat sekaligus memberikan ilmu pengetahuannya akan ide-ide bisnis yang bisa dilakukan di area hutan tanpa mengesampingkan kelangsungan makhluk hidup di dalamnya,” jelasnya.

ULM telah memperoleh izin pengelolaan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) yaitu hutan pendidikan dan pelatihan kehutanan sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.900/Menlhk/Setjen/PLA.0/12/2016 tanggal 6 Desember 2016 tentang Penetapan KHDTK pada Kelompok Hutan Gunung Waringin dan Pegunungan Babaris yang terletak di Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Pada PKL mahasiswa Fakultas Kehutanan ULM kali ini, dipilih KHDTK yang dikelola dengan tujuan khusus salah satunya tempat untuk melaksanakan praktik sebagai ajang membangun kompetensi di bidang kehutanan.

PKL dilaksanakan untuk mahasiswa menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus dapat dipraktikkan pada dunia kerja nantinya secara profesional.