
RedaksiHarian – Rumah Sakit Premier Jatinegara (RSPJ) membuka Eyecentric Clinic, layanan dari spesialis dan subspesialis mata untuk memberikan perawatan mata yang komprehensif.
Chief Executive Officer RSPJ Dr Susan Ananda, MARS, melalui siaran pers yang diterima pada Senin mengatakan bahwa pelayanan Eyecentric menawarkan solusi diagnostik, perawatan, manajemen, dan rekonstruksi untuk semua kondisi mata pasien.
“Kami memahami pentingnya memiliki visi yang jelas dan tajam. Kami tahu bagaimana melindungi penglihatan Anda dan mendorong kesehatan mata secara keseluruhan karena kami memiliki ahli dan teknologi dalam menjaga kesehatan mata,” kata Susan.
Berdasarkan data nasional Survei kebutaan Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) tahun 2014-2016 yang menyasar populasi usia di atas 50 tahun menyebutkan bahwa angka kebutaan mencapai 3 persen, dengan katarak sebagai penyebab kebutaan tertinggi yakni 81 persen.
Perhimpunan Spesialis Mata Indonesia juga mengatakan bahwa di Indonesia dengan populasi pada tahun 2017 terdapat 8 juta orang dengan gangguan penglihatan.
Untuk itu, Ketua Tim Layanan Eyecentric Clinic RSPJ dr. Amir Shidik, Sp.M(K) mengatakan Eyecentric Clinic menghadirkan layanan yang meliputi operasi katarak, gangguan retina, glaukoma, tumor mata, dry eye clinic, dan lensa kontak klinik.
“Tujuan kami adalah memberikan perawatan mata yang komprehensif agar pasien mendapatkan perawatan mata dengan penglihatan yang tepat,” ujar Amir.
Eyecentricmerupakan merek dagang milik Ramsay Sime Darby Health Care (RSDH) sehingga seluruh jaringan rumah sakit RSDH memiliki nama klinik mata yang sama. Di Malaysia, tiga dari empat rumah sakit RSDH sudah memiliki Eyecentric Clinic, sedangkan di Indonesia, RSPJ merupakan rumah sakit RSDH pertama yang membuka layanan ini.
Susan pun memastikan bahwa rumah sakit yang memiliki akreditasi internasional dan nasional, kualitas pelayanannya selalu dievaluasi dari waktu ke waktu sehingga terukur dengan baik. RSPJberkomitmen untuk menjaga kualitas pelayanan demi keselamatan pasien.
“Dan kami harapkan, kami dapat memberikan kemudahan akses layanan kesehatan yang tepat bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata Susan.