RedaksiHarian – Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan sebanyak 938 warga binaan permasyarakatan (WBP) di lapas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung langsung bebas setelah menerima remisi umum HUT Ke-78 Republik Indonesia.

“Remisi ini tidak diberikan kepada WBP terpidana seumur hidup dan mati,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Kepulauan Babel Harun Sulianto saat pemberian remisi HUT Ke-78 RI di Lapas Kelas II A Pangkalpinang, Kamis.

Harun Sulianto mengatakan bahwa pemberian remisi umum satu atau pengurangan hukuman setengah dan remisi dua atau bebas setelah mendapatkan pengurangan kepada WPB ini berdasarkan Surat Keputusan Menkumham Republik Indonesia memutuskan sebanyak 938 WBP mendapatkan remisi umum dua atau langsung bebas tersebar di tujuh lapas kabupaten/kota dengan perincian Lapas Kelas IIA Narkotika Pangkalpinang 14 orang.

Selanjutnya Lapas Kelas IIA Pangkalpinang 277 orang, Lapas Kelas IIB Sungailiat 317 orang, Lapas Kelas IIB Tanjungpandan 117, LPKA Kelas II Pangkalpinang 21 orang, LPP Kelas III 77 orang, dan Rutan Kelas IIB Muntok 115 orang.

Sementara itu, jumlah WBP yang menerima remisi umum satu atau pengurangan setengah dari masa hukuman yang dijalani WBP sebanyak 916 orang dengan perincian Lapas Kelas IIA Narkotika Pangkalpinang 14 orang.

Berikutnya Lapas Kelas IIA Pangkalpinang 272 orang, Lapas Kelas IIB Sungailiat 303 orang, Lapas Kelas IIB Tanjungpandan 116 orang, LPKA Kelas II Pangkalpinang 20 orang, LPP Kelas III 77 orang, dan Rutan Kelas IIB Muntok 114 orang.

“Remisi ini sebagai wujud apresiasi atas pencapaian yang telah dilakukan WBP selama menjalani pembinaan di lapas,” ujarnya.

Menurut dia, pengurangan masa menjalani pidana atau remisi bagi mereka yang telah menunjukkan prestasi, dedikasi, dan disiplin yang tinggi dalam mengikuti program pembinaan serta telah memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Pemberian remisi ini tentunya membantu proses integrasi sosial untuk kembali ke lingkungan masyarakat,” katanya.